Lumajang (beritajatim.com) – Proses penyortiran dan pelipatan surat suara Pilkada Lumajang telah dimulai di Gedung Logistik KPU di Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Sabtu (2/11/2024). Kegiatan ini ditargetkan selesai dalam tiga hari, tepatnya pada Selasa (5/11/2024), dengan melibatkan 100 petugas yang terdiri dari relawan dan penyandang disabilitas.
Halim Bahriz, salah satu komisioner KPU Lumajang, menyampaikan bahwa proses ini berlangsung di bawah pengawasan ketat untuk menjamin keamanan hingga tahap distribusi. Ia menjelaskan, “Kami memantau ketat proses sortir dan pelipatan ini dengan bantuan 15 kamera CCTV yang tersebar di setiap sudut ruangan. Kami menargetkan pekerjaan ini rampung dalam tiga hari.”
Total surat suara yang disortir berjumlah 862.353 lembar, yang mencakup tambahan 2,5 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Lumajang yang tercatat sebanyak 838.595 pemilih. Selain itu, ada pula 2000 surat suara cadangan yang disiapkan untuk kemungkinan Pemungutan Suara Ulang (PSU).
Sebagai informasi, pada Pilkada Kabupaten Lumajang kali ini terdapat dua pasangan calon (paslon). Paslon nomor urut 1 adalah Thoriqul Haq dan Lucita Izza Rafika, sementara paslon nomor urut 2 terdiri dari Indah Amperawati dan Yudha Adji Kusuma.
Dalam proses sortir ini, turut terlibat sepuluh petugas difabel. Salah satunya, Dwi (41), mengaku antusias dapat berkontribusi meski memiliki keterbatasan. “Kami ada 10 orang difabel dari beberapa kecamatan, seperti Padang, Kunir, dan Tekung. Saya pribadi sangat senang terlibat dalam proses demokrasi ini, apalagi ini sudah yang keempat kalinya sejak tahun 2019,” ungkap Dwi.
Sejauh ini, ditemukan tiga surat suara rusak dengan kerusakan seperti logo yang robek dan garis pembatas gambar pasangan calon yang terpotong. Ketiga surat tersebut akan diteliti lebih lanjut untuk memutuskan apakah masih layak digunakan. [kun]






