Bojonegoro (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro melakukan sosialisasi tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Sosialisasi dilakukan bersama sejumlah jurnalis dan netizen yang berkiprah di Bojonegoro.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro Robby Adi Perwira mengatakan, tahapan pelaksanaan Pilkada 2024 ini terbaru yang diselesaikan adalah pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.
“Totalnya ada 1.059.673 warga atau data pemilih yang tercoklit. Pemutakhiran dilakukan 24 Juni hingga 24 Juli 2024 yang dilakukan oleh 3.989 Pantarlih se Bojonegoro,” ujarnya saat membuka acara, Jumat (26/7/2024).
Pemutakhiran data pemilih tersebut untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Nantinya, data pemilih itu untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, serta Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro pada Pilkada November 2024 mendatang.
Sementara dalam kegiatan tersebut, sebagai narasumber Tim Seleksi Komisioner KPU Jatim, Arief Supriyono dan Ketua AJI Bojonegoro Dedi Mahdi. Dalam kegiatan itu, kedua narasumber berbicara soal dinamika politik yang terjadi lima tahunan.
“Di tahun politik ini kredibilitas media dipertaruhkan yang akan berdampak pada tingkat kepercayaan publik. Sehingga harus bisa mengontrol informasi secara proporsional,” ujar Dedi.
Untuk diketahui, dalam sosialisasi yang digelar di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro itu diikuti sekitar 60 peserta dari media maupun netizen. [lus/kun]






