Jakarta (beritajatim.com) – Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional Wilayah Sumatera Utara (PB PON Sumut) memprioritaskan tiga aspek utama dalam bidang transportasi pada penyelenggaraan PON 2024, yaitu ketepatan waktu, kenyamanan, dan keamanan.
Ketua Bidang Transportasi PB PON Sumut, Agustinus menegaskan bahwa ketepatan waktu menjadi krusial, terutama saat atlet bertanding.
“Keterlambatan transportasi dapat berakibat fatal bagi performa atlet,” jelas Agustinus. “Kegagalan karena kendala transportasi menjadi tanggung jawab kami.”
Selain ketepatan waktu, Agustinus menekankan pentingnya kenyamanan dan keamanan transportasi bagi seluruh peserta PON, khususnya para atlet.
“Mereka harus dapat fokus bertanding tanpa rasa khawatir,” ujarnya.
Untuk mewujudkan hal itu, PB PON Sumut telah menyiapkan berbagai langkah strategis. Salah satunya aplikasi Transponsumut.
Aplikasi ini memungkinkan pemesanan kendaraan bagi atlet dan ofisial di luar jadwal yang telah ditentukan, memberikan fleksibilitas dalam menghadapi perubahan jadwal pertandingan atau kebutuhan kendaraan tambahan.
Selain itu juga ada sistem fleet manajemen. Sistem ini berfungsi untuk memonitor dan mengendalikan operasional kendaraan di setiap pool, khususnya kendaraan shuttle.
Sebelumnya, simulasi penjemputan atlet, ofisial, dan kontingen PON di Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang telah dilakukan bersama Ditlantas Polda Sumut dan pihak terkait.
Simulasi tersebut bertujuan untuk menguji coba penanganan bagasi dan keberangkatan dari Bandara Kualanamu menuju penginapan.
“Kerja sama semua pihak sangatlah penting untuk kelancaran dan kesuksesan acara olahraga terbesar di Indonesia ini,” kata Agustinus.
PB PON Sumut menyediakan total 967 unit moda transportasi untuk menunjang kelancaran PON 2024. Armada tersebut terdiri dari 394 minibus, 227 bus kapasitas 14 kursi, 326 bus ukuran sedang, 15 mobil boks, dan lima truk. [faw/beq]






