Surabaya (beritajatim.com) – Ditargerkan 3000 pelari, Fakultas Kedokteran Unair kembali menggelar event Surabaya Medic Air Run 2024 ditahun kedua.
Kegiatan tahunan ini diketahhi untuk mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat. Selain itu yang menarik event ini akan diselipkan kampanye maupun edukasi kesehatan oleh para dokter FK Unair, yang berkaitan dengan tata cara lari dengan benar serta manfaat olahraga tersebut.
“Kita mengajak masyarakat untuk hidup lebih sehat. Bagaimana mencegah tidak sedenteary lifestyle dan menganut pola hidup tidak gerak. Harus bergerak,” ujar Dekan FK Unair Prof Budi Santoso, Sabtu (2/3/2024).
Prof Budi mengatakan ajang olahraga ini memadukan antara wisata budaya dan olahraga, karena gedung-gedung di FK Unair merupakan cagar budaya yang dikuasai oleh negara dan telah berusia 101 tahun kepada semua masyarakat yang mengikuti kegiatan ini.
“Jadi bisa lari melihat gedung di komplek FK Unair yang cagar budayanya masuk dikelola aset nasional,” ucapnya.
Prof Budi memprediksi jumlah pendaftar bisa melebihi angka yang sudah ditentukan, mengingat antusias para peserta pada tahun lalu yang cukup tinggi.
“Target peserta 2.500 tetapi prediksi kami seperti tahun lalu 1.500 peserta tetapi jadi 2.000. Sepertinya tahun ini 3.000 peserta terlampaui,” ungkapnya.
Rencananya para peserta Surabaya Medic Air Run 2024 akan melintasi rute sejumlah jalan Kota Surabaya, di antaranya Jalan Dharmahusada, Jalan Karang Menjangan, Jalan Airlangga, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Tunjungan, Jalan Gubernur Suryo dan kembali ke kampus A Unair sebagai garis finish.
Dalam ajang lari ini ada dua kategori jarak tempuh, yaitu 5 kilometer dan 10 kilometer. Mereka akan mulai lari pada pukul 05.00 WIB pagi dari Kampus A FK Unair. (way/ian)






