Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 782 dari total sebanyak 1.384 Calon Jemaah Haji (CJH) Pamekasan, dinyatakan masuk kategori berisiko tinggi dan memerlukan pendampingan khusus ketika melaksanakan ibadah haji pada Musim Haji 1447 Hijriah atau 2026.
CJH dengan status tersebut berdasar laporan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, sesuai hasil pemeriksaan di berbagai Puskesmas di wilayah setempat. Sebagian besar di antaranya merupakan calon haji berusia lanjut, dan sebagian menderita penyakit penyerta, seperti hipertensi hingga diabetes melitus.
“Kami sudah menerima laporan hasil pemeriksaan kesehatan calon haji, terutama berkaitan dengan jemaah yang masuk katagori berisiko tinggi. Jadi mereka nanti akan mendapatkan perhatian khusus, baik dari panitia penyelenggara maupun tenaga medis yang bertugas,” kata Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pamekasan, Abdul Halim, Rabu (6/5/2026).
Bahkan pihaknya mengaku sudah menerima laporan tentang data-data calon haji yang masuk katagori tersebut. “Tentu kita akan terus memberikan perhatian khusus, terutama melalui fasilitas layanan kesehatan sekaligus pemantauan dari tim medis yang bertugas,” tegasnya.
“Tidak kalah penting, kami juga mengingatkan sekaligus mengimbau seluruh calon haji agar selalu menjaga kesehatan, serta mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah haji yang tentunya membutuhkan kondisi fisik yang prima” imbaunya.
Termasuk juga beragam persiapan menuju tanah suci Makkah Al-Mukarramah, juga harus dipersiapkan secara matang sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. “Semoga para calon haji selalu diberikan kesehatan dan kekuatan untuk melaksanakan ibadah haji,” harapnya.
“Fokuskan niat untuk melaksanakan ibadah haji, dan tentunya selalu diberi kesehatan dan keselamatan selama perjalanan menunaikan ibadah, dan kembali tiba ke tahan air dengan selamat dan mendapatkan predikat haji mabrur,” pungkasnya.
Untuk diketahui, ribuan JCH Pamekasan dibagi dalam 4 (empat) kelompok terbang alias kloter. Masing-masing sebanyak 309 jemaah untuk kloter 73, 325 jemaah untuk kloter 74, 376 jemaah Kloter 75, serta 374 jemaah untuk kloter 76.
Para tamu Allah dijadwalkan berangkat serentak dan terpusat di Masjid Agung Asy-Syuhada’ Pamekasan, pada 10 Mei 2026. Mereka dijadwalkan bertolak menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya, sesuai kloter masing-masing.
Proses pemberangkatan pertama untuk kloter 73 yang dijadwalkan berangkat pada pukul 3:00 WIB, kloter 74 pada pukul 9:30 WIB, Kloter 75 pada pukul 10;30 WIB, dan kloter 76 pukul 12:30 WIB. [pin/ted]

as a preferred source on Google




