Teknologi

Bondowoso Akan Ada Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Petugas nampak memeriksa peralatan kincir angin yang hendak dikirim ke Bondowoso untuk dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Angin.(istimewa)

Surabaya (beritajatim.com) – Searah dengan kebijakan Pemerintah Republik Indonesia untuk meningkatkan rasio energi baru dan terbarukan di dalam grid ketenagalistrikan. Bondowoso akan menjadi daerah sebagai pilot project Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTA).

Program ini sekaligus menjawab kebutuhan listrik di tanah air serta menjawab tantangan pemanasan global. Oleh sebab itu, PT Indah Karya salah satu BUMN yang berkantor pusat di Bandung-berkomitmen untuk terjun langsung dan mempersembahkan karya nyata kepada seluruh rakyat Indonesia di Bondowoso.

“Sebagai pilot project, PT lndah Karya akan memasang satu unit wind turbine type E-53 buatan Enercon. Perusahaan perancang wind turbine dengan reputasi nomor satu dari Jerman. Wind turbine tersebut akan dipasang di pabrik PT Bondowoso Indah Plywood (BIP), produsen plywood anak perusahaan PT Indah Karya yang berlokasi di Bondowoso, Jawa Timur,” jelas Juniar Purnomo Kusuma, Project manager, Rabu (29/1/2020).

Lebih lanjut Juniar menjelaskan, dari sisi jumlah dan ukuran proyek ini relatif kecil dibandingkan proyek-proyek pembangkit listrik tenaga angin lain di Indonesia apalagi dunia. Namun, ada beberapa nilai strategis dari proyek ini, diantaranya proyek ini adalah pembangkit listrik tenaga angin pertama yang dibangun di Pulau Jawa.

“Sehingga diharapkan banyak lagi pembangkit listrik tenaga angina dibangun di Pulau Jawa untuk menurunkan ketergantungan pada pembangkit listrik berbahan bakar batu bara,” paparnya.

Kedua lanjut Juniar, dari semua pembangkit listrik tenaga angin ini adalah satu-satunya yang dimiliki oleh perusahaan plat merah. Ketiga, tidak hanya mensuplai listrik untuk meningkatkan kinerja, PT. BIP namun juga sebagai show unit untuk pengembangan pasar ke depan. Dari negara asalnya Jerman, pembangkit listrik tenaga angin ini diangkut menggunakan armada kapal khusus dalam keadaan belum terangkai. Dari pelabuhan Emden ke pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, kemudian dari Surabaya dikirim ke Bondowoso juga menggunakan armada angkutan khusus via Pasuruan, Probolinggo, Jember hingga tiba di Bondowoso.

“Setiba di Bondowoso, bagian-bagian yang terdiri dari tower sections (menara), turbin, hub, dan blade (baling-baling) dirangkai dan didirikan di pondasi yang sudah disiapkan. Seluruh pekerjaan transportasi, perangkaian, dan pendirian pembangkit listrik tenaga angina tersebut diserahkan pengerjaannya oleh PT Indah Karya kepada PT LV Logistics Indonesia yang juga merupakan satu satunya perusahaan Indonesia yang pernah menangani proyek serupa,” papar Juniar.

Selain proyek ini, dalam waktu dekat PT Indah Karya sedang merencanakan memasang 6 tower pembangkit listrik tenaga angin dengan kapasitas lebih besar di Kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika, Lombok. (man/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar