Kamis, 19 Juli 2018

Ada Kesalahan, Twitter Minta Pengguna Ubah Password

Jum'at, 04 Mei 2018 11:05:29 WIB
Reporter : -
Ada Kesalahan, Twitter Minta Pengguna Ubah Password

Washington - Twitter Inc mendesak lebih dari 330 juta pengguna untuk mengubah kata sandi mereka. Hal ini perlu dilakukan setelah adanya kesalahan yang berdampak hashing.

Twitter menyampaikan masalah ini dalam postingan blog dan serangkaian cuitan pada Kamis sore. Kendati demikian, penyelesaian masalah sedang dilakukan. Dalam penyelidikan internal tidak menemukan indikasi pencurian atau penyalahgunaan kata sandi oleh orang dalam meski pengguna didesak untuk mengubah kata sandi mereka.

"Sebagai tindakan pencegahan, pertimbangkan untuk mengubah kata sandi Anda di semua layanan dengan penggunaan kata sandi," kata Chief Executive Jack Dorsey dalam cicitannya.

Twitter menemukan bug beberapa pekan lalu dan telah melaporkannya ke regulator. Pengungkapan adanya kesalahan ini dilakukan saat para pembuat undang-undang dan regulator di seluruh dunia meneliti cara perusahaan menyimpan dan mengamankan data konsumen, setelah serangkaian insiden keamanan di Equifax Inc, Facebook Inc dan Uber Technologies Inc.

Uni Eropa akhir bulan ini mulai memberlakukan undang-undang privasi baru yang ketat dalam Peraturan Perlindunga Data Umum yang mencakup sanksi biaya bagi pelanggar.

Komisi Perdagangan Federal AS yang menyelidiki perusahaan dengan dugaan praktik penipuan terkait keamanan data menuduh Twitter pada 2010 melakukan penyimpangan serius dalam keamanan data. Hal ini memungkinkan peretas mengakses data pengguna pribadi. "Kami sangat menyesal ini terjadi," kata Twitter.

Harga saham Twitter turun satu persen dalam perdagangan diperpanjang pada 30,35 dolar AS setelah naik 0,4 persen selama sesi. Perusahaan menyarankan pengguna untuk mengambil tindakan pencegahan untuk memastikan bahwa mereka aman, termasuk mengubah kata sandi dan mengaktifkan layanan otentikasi dua faktor guna mencegah pembajakan akun Twitter. [kun]

 

Tag : twitter

Komentar

?>