Rabu, 22 Nopember 2017

Era Milenia, Sedot WC Pakai Aplikasi

Jum'at, 10 Nopember 2017 15:45:09 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Era Milenia, Sedot WC Pakai Aplikasi

Gresik (beritajatim.com) - Di era milenia seperti sekarang segala sesuatu selalu mengkedepankan aplikasi dalam hal pelayanan. Salah satu aplikasi pelayanan jasa yang mulai ngetrend adalah layanan sedot WC. Aplikasi yang diberi GO pelayanan limbah domestik online Gresik, atau GO PLOONG itu, nantinya melayani masyarakat jika memerlukan sedot WC.

Aplikasi tersebut merupakan terobosan inovasi pertama kalinya, dan pertama di Indonesia dalam hal melayanai jasa sedot WC.

"Mulai saat ini, aplikasi itu bisa diunduh di play store android khusus masyarakat Gresik," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Bambang Isdianto, Jumat (10/11/2017).

Aplikasi milik Pemkab Gresik itu, pengoperasiannya seperti memesan kendaraan online. Bedanya, aplikasi GO PLOONG itu untuk melayani rumah tangga seperti sedot tinja di septick tank.

"Ini merupakan salah satu bentuk upaya Pemkab Gresik untuk mengendalikan pencemaran lingkungan. Selain itu, untuk mempercepat penanganan pengendalian pencemaran air dan tanah," ungkap Bambang Isdianto.

Aplikasi yang terintegrasi dengan nomer induk kependudukan (NIK) masyarakat ini hanya melayani masyarakat Kabupaten Gresik. Dengan terintegrasi NIK, maka untuk mendaftar perlu mengunduh dulu di play store android. Selanjutnya, mendaftar dengan memasukkan NIK. Disana nanti ada beberapa menu pilihan.

Ditanya kapan bisa menggunakan aplikasi ini. Dijelaskan Bambang Isdianto, saat ini pihaknya masih mempersiapkan perda terkait hal tersebut. Perda tersebut menyangkut operasional dan tarif yang akan diberlakukan ke masyarakat. "Tentunya tarif yang kami persiapkan sangat murah dibanding yang telah diberlakukan oleh swasta selama ini," ungkapnya.

Sementara, Kepala UPT Pengelolaan Limbah Cair Domestik Mohammad Arif Setiawan menjelaskan, saat ini pihaknya masih punya 2 truk tangki penyedot. Namun demikian, pihaknya tidak kuatir akan kewalahan karena ada 150 truk tangki milik swasta yang ada di Gresik siap diajak bekerjasama. "Mereka sudah menyatakan siap dan mendukung, karena hal ini untuk kebaikan Bersama," tandasnya.

Sambil menunggu Perda, saat ini penggunaan aplikasi Go Ploong ini masih sebatas pada penyedotan limbah pada instalasi pengolahan air, limbah (ipal) komunal yang di Gresik ada 118 tersebar di 3 Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar. [dny/kun]

Tag : aplikasi

Komentar

?>