Rabu, 20 September 2017

Fakta di Balik Relevannya Rekomendasi Video di YouTube

Rabu, 06 September 2017 15:43:02 WIB
Reporter : Renni Susilawati
Fakta di Balik Relevannya Rekomendasi Video di YouTube

Surabaya (beritajatim.com) - Pernahkah Anda mengalami saat tengah bersantai sambil mendengarkan genre musik favorit di YouTube dan tab rekomendasi di sebelah kanan membawa Anda terus terhanyut di lautan musik dengan genre serupa hingga bahkan memutarkan lagu yang belum pernah Anda dengar sebelumnya? Atau ketika Anda tengah mencari video untuk melakukan olahraga di rumah, Anda berakhir pada sebuah video diet sehat untuk perut six-pack. Ini terjadi karena adanya rekomendasi video di YouTube yang berjalan karena adanya sistem pembelajaran mesin (Machine learning) sehingga video-video yang direkomendasikan dapat relevan untuk Anda. Tetapi bagaimana caranya hingga YouTube bisa memberikan rekomendasi video yang sesuai dengan minat pencarian Anda?

Google Brain adalah alasan dibalik semakin relevannya rekomendasi yang diberikan YouTube, Google Brain adalah divisi kecerdasan buatan yang mulai digunakan oleh YouTube di tahun 2015. Brain menggunakan teknik yang dikenal sebagai pembelajaran tanpa pengawasan, yang algoritmanya dapat menemukan hubungan antara input berbeda yang tidak pernah dapat ditebak oleh engineer perangkat lunak.

Satu hal yang menjadi kunci adalah, Brain memiliki kemampuan untuk menggeneralisasi. Misalnya saat menonton sebuah video stand-up komedian, rekomendasi YouTube akan dengan cukup bagus menampilkan video yang serupa, tetapi kemudian Google Brain dapat menemukan stand-up komedian lain yang serupa namun tidak sama persis, bahkan dapat mencari yang lebih mendekati lagi. Google Brain mampu melihat pola yang tidak begitu mudah dilihat sehingga membuat sistem rekomendasi YouTube menjadi semakin relevan untuk pengguna YouTube.

Pada awalnya YouTube adalah tempat dimana Anda mencari sebuah video dan seiring berjalannya waktu, kini YouTube telah menjadi sebuah destinasi video yang kebanyakan dari penggunaannya dihasilkan dari hasil rekomendasi yang dilengkapi dengan data berikut:

1. Lebih dari 70% waktu menonton di YouTube dihasilkan dari rekomendasi otomatis.

2. Setiap harinya, YouTube merekomendasi 200 juta video di beranda YouTube selama miliaran kali di 76 bahasa.

3. Selama 3 tahun terakhir, waktu menonton dari konten yang ditemukan di beranda YouTube telah berkembang 20 kali lipat.


Search dan discovery di YouTube saat ini telah mengalami pergeseran dan YouTube ingin pengguna dapat merasakan “YouTube memahami apa yang relevan untuk saya”

1.  Penonton menyukai YouTube karena video yang ada di dalamnya, sehingga ketika mereka mendapatkan video yang mereka sukai menjadi hal yang sangat penting. YouTube terus fokus dalam membantu user menemukan video yang dapat mereka tonton dan nikmati.

2. Ada banyak video di YouTube; dan setiap menitnya ada 400 jam video yang diunggah. Dan YouTube mencoba untuk setiap orang dan untuk setiap konteks dapat menemukan video yang mereka ingin lihat agar mereka dapat menonton lebih banyak lagi video.

Momen penting terjadi di tahun 2012 ketika YouTube mengubah algoritma agar lebih fokus pada waktu menonton (watchtime) dibanding jumlah penayangan (view). Ini seperti menambahkan roket pendorong untuk sistem rekomendasi YouTube. Tahun 2014 dan 2015 juga menjadi waktu yang penting untuk search dan discovery, karena kami membuat beberapa perubahan penting:

1. Shift to mobile: lebih dan lebih banyak lagi orang yang datang ke Internet dan memiliki akses ke YouTube. Saat ini lebih dari 60% watchtime terjadi di ponsel dan tablet. 

2. Home: Sekitar 4 tahun lalu, beranda YouTube berisi video-video dari subscription dan mulai menjadi lebih baik dengan memasukkan rekomendasi yang dipersonalisasi sebagai tambahan dari video dari subscription Anda.

Tahun lalu, YouTube membuat lebih banyak lagi perubahan ke sistem, karena kami mengerti bawah watchtime lebih baik dari jumlah penayangan, tetapi watchtime bukanlah segalanya. YouTube ingin menunjukkan lebih banyak lagi video yang dapat menginspirasi, dan video-video yang membuat Anda menikmati waktu di YouTube, yang tentunya menambah nilai lebih dari sekadar watchtime, tetapi juga yang berkesan sehingga Anda ingin juga membagikannya ke teman-teman.

YouTube selalu menggunakan waktu yang dihabiskan (time spent) sebagai tolak ukur, tetapi kami juga ingin memastikan bahwa pengguna merasakan kepuasan dengan waktu yang dihabiskan di YouTube. YouTube pun mulai memasukkan “kepuasan” ini ke dalam sistem kami dengan berbagai macam cara (dengan menggunakan likes/dislikes dan share). Sistem kami juga semakin baik dalam merekomendasikan konten segar dan baru yang menunjukkan apa yang sedang terjadi saat ini. Kedepannya, YouTube akan terus memberikan kepuasan kepada para penggunanya dalam menghabiskan waktu di YouTube untuk mendapatkan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan mereka. [rea/but]

Tag : youtube

Komentar

?>