Rabu, 26 Juli 2017

Grup Facebook dengan 227 Ribu Anggota

Dari Dunia Maya Menggelinding ke Aksi Nyata

Senin, 20 Maret 2017 22:39:27 WIB
Reporter : Misti P.
Dari Dunia Maya Menggelinding ke Aksi Nyata

Mojokerto (beritajatim.com) - Grup Info Lantas Mojokerto (ILM) dibuat berawal dari admin grup, Musa Abdul (22) ingin berbagi informasi terkait lalu lintas di Mojokerto. Namun sejak dibuat tiga tahun lalu, grup ILM menjadi jujukan masyarakat Mojokerto berbagi informasi tentang Mojokerto.

"Awalnya saya hanya ingin berbagi informasi soal kondisi jalanan, namun kini sekarang terus berkembang. Ada 277 ribu lebih anggota saat ini, tiap hari ada permintaan anggota baru tapi tiap hari kita juga mengeluarkan banyak member dari grup," ungkapnya, Senin (20/3/2017).

Masih kata pemuda asal Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto ini, karena ia harus menjaga kestabilan grup agar grup tak dimanfaatkan untuk kepentingan seseorang dan menyebar kabar bohong (hoax), hingga kabar yang bernada rasis. Ia juga menerapkan aturan yang tertulis dalam grup.

"Kami tak segan mengeluatkan anggota yang tak mengupload kalimat yang tidak sopan serta provokasi. Minggu kemarin, ada 9 ribu yang kami keluarkan dan rata-rata anggota baru. Jika dihitung selama kurun tiga tahun terakhir, anggota yang sudah dikeluarkan dari grup mencapai 100 ribu member lebih," katanya.

Mahasiswa Tehnik Elektro semester VI, Universitas Trunojoyo, Bangkalan ini menambahkan, grup facebook ILM tidak hanya sekedar memberikan kabar tentang Mojokerto, namun kegiatan positif dilakukan. Seperti penyemprotan jalan berlubang di sepanjang Jalan By Pass Mojokerto.

Banyaknya lubang di jalur nasional yang menghubungkan Surabaya -Madiun tersebut mengetuk anggota grup. Tingginya angka kecelakaan di jalan raya yang disebabkan jalan berlubang tersebut menjadi alasan anggota ILM bergerak untuk memperingatkan para pengguna jalan dengan pilox warna putih.

"Beberapa kali, kami turun ke jalan untuk menyemprot lubang di jalan dengan pilox warna putih yang diperoleh dengan cara urunan antar anggota. Tujuannya agar pengguna jalan melihat jika ada lubang sehingga bisa berhati-hati serta kegiatan lainnya, seperti sosialisasi tertib lalu lintas bersama Polres Mojokerto Kota dan lainnya," ujarnya. [tin/suf]

Tag : facebook

Komentar

?>