Minggu, 19 Agustus 2018

Lelucon Liga Inggris Bernama Harry Kane

Jum'at, 20 April 2018 13:27:02 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Lelucon Liga Inggris Bernama Harry Kane
sumber foto: Independent.co

Harry Kane adalah lelucon Liga Primer Inggris terbesar musim ini. Dia membuat dirinya menjadi bahan tertawaan setelah mengklaim gol yang dicetak rekannya Christian Eriksen, dalam pertandingan Tottenham Hotspur melawan Stoke City, pada 7 April 2018. Bola tendangan bebas Eriksen masuk dengan mulus ke gawang Stoke. Video berulang kali diputar, dan loncatan Harry Kane sama sekali tak terlihat meyakinkan telah menyentuh dan mengubah arah bola.

Namun Kane mengklaim bola terkena bahunya. Spurs mendukung sang bintang untuk mengajukan klaim ke FA... dan dikabulkan! Tak perlu menanti lama, drama tersebut menjadi bahan ledekan di media sosial. Sayap Liverpool yang kini menjadi pemuncak klasemen pencetak gol terbanyak Liga Inggris, Mohamed Salah, menulis singkat di akun twitternya: "Wow, beneran nih?"

Ledekan bahkan menyebar ke sejumlah akun pemain dan klub divisi bawah. Semua mengatakan, gol yang mereka cetak sudah diklaim milik Kane. Terakhir, saat Liverpool menggasak Bournemouth 3-0, Salah mencetak satu gol. Namun sang kapten Jordan Henderson mengatakan, tiga gol Liverpool sudah diklaim Salah. Tentu saja dia bergurau.

Manajer Spurs Mauricio Pochettino membela Kane. Dia juga mengaku kecewa, Salah ikut meledek anak asuhnya. "Kane adalah pemain yang jujur," katanya.

Jujur? Fans Liverpool tentu terbahak-bahak mendengar klaim kejujuran dari seorang manajer yang memaklumi diving (pura-pura menjatuhkan diri) di kotak penalti sebagai bagian dari upaya merebut kemenangan. Tak ada yang bisa melupakan bagaimana Spurs mendapatkan dua hadiah penalti karena diving, dan salah satunya dilakukan oleh Kane, saat pertandingan tandang melawan Reds di Anfield. Keunggulan 2-1 di menit akhir dibatalkan oleh gol penalti Kane.

Tak bisa dibantah, Kane tengah bernafsu mengejar pundi-pundi gol Salah. Sampai pekan ke-34, Salah sudah mencetak 30 gol dan Kane 26 gol. Setelah Spurs gagal di semua ajang, maka kini tinggal prestasi personal yang bisa diandalkan Kane: pencetak gol terbanyak Liga Inggris. Dikabulkannya klaim Spurs oleh FA menunjukkan bahwa otoritas tertinggi sepak bola Inggris itu pun merestui ikhtiar Kane, seorang pemai Inggris tulen, menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Bagi Inggris, Kane memang semacam 'the last man standing' di tengah dominasi pemain asing. Simak daftar pencetak gol terbanyak Liga Inggris musim 2017-2018 hingga pekan ke-34: Mo Salah (Mesir) 30 gol, Sergio Aguero (Argentina) 21 gol, Romelu Lukaku (Belgia) 16 gol, Roberto Firmino (Brasil) 15 gol. Sementara, selain Kane, Inggris hanya punya Raheem Sterling dan Jamie Vardy dengan masing-masing 17 gol.

Inggris selalu membanggakan diri sebagai 'rumah sepak bola'. Namun sepanjang 25 tahun Liga Primer Inggris, 'nomor 9' dari berbagai negara datang dan pergi menjajah daftar top scorer negeri itu. Majalah Four Four Two pernah membuat daftar 30 ujung tombak Liga Inggris terbaik, dan hanya 10 pemain Inggris yang lolos. Bahkan pemuncak daftar bukan Alan Shearer, legenda kebanggaan Inggris, melainkan ujung tombak Prancis Thierry Henry.

Kane hanya berada di peringkat 23 dengan 84 gol dalam 124 pertandingan (0,68 gol per pertandingan). Namun rasio gol per pertandingannya, menurut Four Four Two, lebih bagus daripada Shearer dan Henry. Kane adalah sosok ideal untuk menjadi kebanggan Inggris: putih, pirang, dan berasal dari London. Setelah ditolak oleh Arsenal, dia justru mengkilat di Spurs, musuh bebuyutan Meriam London itu.

Tak ada yang memperhitungkan Kane mulanya. Sherwood, manajer sementara Spurs pengganti Andre Villas-Boas, memberinya kesempatan menggantikan Roberto Soldado, ujung tombak asal Spanyol yang dibeli Spurs dari Villareal dengan harga 26 juta pound. Dia diremehkan fans Spurs sendiri, dan baru berkembang setelag Mauricio Pochettino mengambil alih kursi manajer pada 2014. Sejak saat itu, Kane mencetak 108 gol dalam 155 pertandingan dan mengantongi dua gelar Golden Boots Liga primer berturut-turut.

Kane adalah tuan di White Hart Lane. Seluruh sumber daya Spurs di lapangan dirancang untuk memberi jalan baginya mencetak gol. Sepanjang 34 pekan Liga Inggris, dia hanya mencetak dua assist. Bandingkan dengan Salah yang terlibat 39 gol Liverpool, di antaranya dengan mencetak sembilan assist.

Kane percaya diri akan lebih berkembang. "Selalu ada ruang untuk perbaikan. Anda tidak akan pernah sempurna dalam sepak bola dan Anda tidak pernah mendapat tempat untuk mengatakan: 'cukup sudah, aku tidak butuh berlatih keras lagi'," katanya.

Kane benar. Asalkan dia tidak melakukan lawakan yang salah lagi hanya untuk mengejar Salah. [wir]

 

Tag : sepakbola

Komentar

?>