Selasa, 12 Desember 2017

Misteri Kematian Julia Perez

Sabtu, 23 September 2017 15:06:39 WIB
Reporter : Ribut Wijoto
Misteri Kematian Julia Perez
Julia Perez. (Foto dok. cumi-cumi.com)

JULIA PEREZ telah meninggal. Minggu ini genap 100 hari kematiannya. Sebuah kematian yang mengundang misteri. Tentang horor, keganasan kanker serviks, dan profesionalitas seorang artis. Poin terakhir ini tampaknya penting untuk dijadikan pegangan ulang.

Sebagai seorang artis profesional, yang harus kita pahami, tindakan dari Jupe adalah bentuk proses kreatif. Sebagian besar hidup pemilik nama asli Yuli Rahmawati itu telah diabdikan untuk membangun citra sekaligus menguatkan kemampuan keartisannya. Hidup yang terencana dan sesuai koridor profesi.

Sama seperti seorang atlet profesional. Semisal atlet bulutangkis, yang menghabiskan masa remaja dengan tidur dan bertempat tinggal di mess. Menu makan ditentukan, jam tidur diatur, jenis hiburan diseragamkan, dan hari-hari dipenuhi dengan latihan rutin yang berlarat-larat. Bagi seorang biasa, bisa jadi, itu membosankan. Tapi seorang atlet bulutangkis profesional, mau tidak mau, harus menjalaninya. Demi medali.

Jupe juga sama. Mantan istri model asal Perancis Damien Perez (Yusuf Perez) dan mantan istri pesepakbola asal Argentina Gaston Castano itu memilih kehidupan yang menunjang proses kreatif keartisan. Cara hidup yang melampuai batas kewajaran. Hidup penuh sensasi sehingga jadi sorotan publik (baca: maklum artis).

Dan waktu itu, dia ingin menjadi ikon ratu film horor Indonesia. Seperti pendahulunya, Suzanna.

Jupe tidak main-main dengan obsesinya. Dia mengikuti jejak proses kreatif Suzanna pula. Dengan dipandu pasangan hidup Suzanna, Clift Sangra, Jupe berangkat ke pantai Laut Selatan Jawa, Parangtritis. Menjalani ritual mistis. Menemui Kanjeng Ratu Selatan.

Busana adat Jawa dikenakan, hijau-hijau, tempat wingit dipilih, rangkaian kembang melati di kepala menambah anggun penampilan Jupe. Dia pun berendam di laut. Meditasi. Menyambungkan diri ke alam gaib.

Belum cukup di Parangtritis, Jupe mengunjungi Pelabuhan Ratu. Di sana ia melanjutkan ritual untuk menjadi titisan Suzanna dengan cara semedi di kamar 308 di Inna Samudra Beach Hotel. Kamar itu konon adalah milik Ratu Pantai Selatan.

Dan tampaknya, Jupe berhasil. "Pengalaman horor saya itu waktu saya dinobatkan menjadi Queen of Horor sama mas Clif Sangra (suami Suzanna). Waktu itu dia memberi beberapa tantangan dan pada saat itu saya melakukan beberapa ritual. Dari ritual yang saya jalani sangat berdampak, ada hal-hal gaib yang hadir dan ada penampakan-penampakan di luar nalar kita," cerita Jupe, ketika itu.

Jupe bahkan mengaku setiap malam mimpi bertemu dengan Kanjeng Ratu Kidul. "Terakhir saya bermimpi di laut, di tengah laut itu saya bertemu dengan Kanjeng Ratu Kidul, bukan Nyi Roro Kidul ya. Jadi dalam mimpi itu si Ratu memanggil saya, menjulurkan tangannya sambil bilang 'Sini anakku'. Terus si Ratu melepas mahkotanya untuk diberikan ke aku, tapi pas aku mau ambil, anjing aku langsung melong-lolong dan aku terbangun. Jadi seolah-olah ada dua dunia yang tarik menarik memperebutkan aku," tuturnya dengan nada bangga.

Tidak sekadar meditasi, untuk melengkapi ritual, Jupe menjajal untuk memakan bunga melati. Pengakuannya, bunga melati terasa pahit ketika dikunyah. Namun lama kelamaan, Jupe merasa terbiasa. Justru bisa menikmatinya.

Ritual Jupe mendapat tanggapan beragam dari khalayak riuh. Beberapa mengacungi, tidak sedikit yang menganggap sekadar upaya mencari sensasi. Memang, sebelum ritual mistis itu, Jupe sudah kerap membikin sensasi.

Sekitar tahun 2008, ketika merilis album perdananya yang berjudul Kamasutra, Jupe membikin heboh karena menyertakan kondom yang diselipkan dalam sampul setiap albumnya. Artis berparas cantik itu beralasan, kondom sebagai simbol mencegah penyebaran penyakit HIV/AIDS serta usaha mendukung program Keluarga Berencana (KB). Tapi sebaliknya, banyak pihak menilai tindakannya justru mendukung budaya seks bebas.

Dandanan Jupe yang kelewat seksi juga kerap memantik kontroversi. Dia beberapa kali dicekal oleh pemerintah daerah. Bersama dengan Dewi Persik, Annisa Bahar, Inul Daratista, Uut Permatasari, Trio Macan, Ira Swara, dan Nita Thalia; Jupe sempat dicekal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Selatan.

Terkait ritual mistisnya, ketika Jupe sedang jatuh sakit, dia mendapat tanggapan dari Mbah Mijan sang paranormal kondang. Menurut Mbah Mijan, Jupe dalam situasi menantang bahaya. “Mbak Jupe pernah menjalani ritual jadi titisan Suzana dan titisan Nyi Roro Kidul kan? Kebetulan ritual tersebut tidak main-main jadi efeknya juga tidak main-main sekarang," kata Mbah Mijan, sekitar 2 bulan menjelang Jupe meninggal.

Mitos Kanjeng Ratu Kidul. Masyarakat Jawa memang meyakini Kanjeng Ratu Kidul adalah penguasa Samudra Hindia. Konon, Panembahan Senopati (1584–1601), pendiri kerajaan Mataram, memiliki hubungan erat dengan Kanjeng Ratu Kidul. Bahkan, ada pula yang mempercayai bahwa raja-raja Mataram menjalin hubungan asmara dengannya. Serat Centini secara detail menggambarkan kisah asmara dua makhluk Tuhan berbeda alam tersebut.

Sebuah mitos selalu diiringi dengan tabu atau larangan. Pada mitos Kanjeng Ratu Kidul ini, tabu yang berkembang adalah larangan berpakaian warna hijau selama di pantai Selatan Jawa. Warna hijau laut (gadhung m'lathi dalam bahasa Jawa) adalah warna kesukaan Kanjeng Ratu Kidul. Jika larangan itu dilanggar, orang yang berpakaian hijau bisa diambil Kanjeng Ratu Kidul dan dijadikan budak.

Selain berbalut keangkeran dan tabu, Kanjeng Ratu Kidul juga dipercaya membawa rejeki (pesugihan). Hanya saja, orang yang memperoleh pesugihan dari Kanjeng Ratu Kidul biasanya hidup dalam situasi tidak tenang. Malapetaka senantiasa bergelibat.

Terkait imbas ritual mistis, Mbah Mijan memberi saran, Jupe harus diruwat. Tujuannya untuk menetralkan dampak negatif ritual tersebut. "Ada upaya supranatural yang ‎bisa bertangung jawab, hendaknya dilebur atau dinetralkan," katanya.

Tanggal 10 Juni 2017, pada usia 36 tahun, artis yang bertahun-tahun menjadi tulang punggung keluarga itu akhirnya meninggal. Benarkah Jupe meninggal akibat ritual mistis yang dijalaninya? Diagnosa dokter sama sekali tidak membahas ritual tersebut.

Dokter menjatuhkan vonis bahwa Jupe mengidap kanker serviks. Faktanya, penyakit yang disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV) ini memang merupakan salah satu kanker pembunuh terbanyak di Indonesia. Saat ini 26 perempuan Indonesia meninggal setiap harinya karena kanker serviks. Kematian terjadi karena rata-rata penderita baru menyadari penyakitnya setelah berada pada stadium lanjut, yang berarti kesempatan untuk penyembuhan sudah sangat kecil.

Pada peringatan 100 hari kematian Jupe, artis Ruben Onsu mengkampanyekan pentingnya menjalani hidup sehat melawan kanker serviks. Sahabat dekat Jupe itu juga menggalang petisi yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Menteri Kesehatan, dan Komisi IX DPR RI. Tujuannya agar bisa menyegerakan vaksinasi HPV masuk dalam program imunisasi nasional, sehingga masyarakat bisa mendanpat vaksin tersebut secara menyeluruh dan gratis.

Begitulah, Jupe telah pergi meninggalkan dunia fana yang rumit ini. Kematian yang mengundang misteri. Tetapi di luar kontroversi tindakannya, Jupe telah memilih jalan hidupnya sendiri. Seorang artis yang berusaha keras untuk menjadi profesional.

Pesan moral dari tulisan ini adalah (1) menjadi artis terkenal itu butuh profesionalitas, (2) menjalani profesionalitas itu kerap kali harus melampaui batas kewajaran umum, (3) menembus alam gaib memiliki beberapa risiko yang berbahaya, (4) waspadai kanker serviks sejak dini sebab jika terlambat bisa menyebabkan kematian. Terima kasih. Salam. [but]

Daftar Film yang Dibintang Julia Perez:


1.    Nagabonar Jadi 2 (2007)
2.    Coklat Stroberi (2007)
3.    Beranak Dalam Kubur (2007)
4.    Susahnya Jadi Perawan (2008)
5.    Basahhh... (2008)
6.    The Shaman (2008)
7.    Hantu Jamu Gendong (2009)
8.    Sumpah, (Ini) Pocong! (2009)
9.    Kuntilanak Kamar Mayat (2009)
10.    Bukan Cinta Biasa (2009)
11.    Mau Dong Ah (2009)
12.    Jeritan Kuntilanak (2009)
13.    Suami Suami Takut Istri (2009)
14.    Sst...Jadikan Aku Simpanan (2010)
15.    Te(Rekam) (2010)
16.    Istri Bo'ongan (2010)
17.    Arwah Goyang Jupe-Depe (2011)
18.    Kuntilanak Kesurupan (2011)
19.    Pocong Minta Kawin (2011)
20.    Rumah Bekas Kuburan (2012)
21.    Bangkit dari Kubur (2012)
22.    Kutukan Arwah Santet (2012)
23.    Gending Sriwijaya (2013)
24.    Perawan Seberang (2013)
25.    3 Cewek Petualang (2013)
26.    Caleg By Accident (2014)
27.    Main Dukun (2014)
28.    Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar (2014)

Tag : budaya

Komentar

?>