Rabu, 18 Oktober 2017

Genderang Pilkada Pamekasan Mulai Ditabuh

Sabtu, 10 Juni 2017 00:25:34 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Genderang Pilkada Pamekasan Mulai Ditabuh

PEMILIHAN Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Pamekasan memang masih akan berlangsung 2018 mendatang. Namun saat ini sejumlah figur mulai melakukan start dengan melakukan berbagai cara untuk 'mencuri' simpati masyarakat di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam.

Banyak cara mereka lakukan demi merealisasikan upaya untuk pesta demokrasi tingkat kabupaten, periode mendatang. Mulai dari berbagai jenis spanduk hingga baliho ucapan momentum tertentu yang terpajang di berbagai titik di Pamekasan.

Tidak hanya itu, mereka pun kerap melakukan berbagai jenis program untuk mendekatkan diri bersama masyarakat. Mulai dari kegiatan keagamaan, sosial hingga berbagai bentuk kegiatan lain yang bersifat kemasyarakatan.

Memang untuk momentum tersebut, baru Badrud Tamam Maliji yang sudah mendeklarasikan diri maju sebagai bakal calon bupati Pamekasan periode mendatang. Anggota DPRD Jawa Timur itu juga sudah menyatakan komitmennya untuk bertarung pada pemilukada 2018 mendatang.

Bahkan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar menegaskan partai yang dipimpinnya memberikan rekomendasi kepada Badrud Tamam sebagai calon bupati saat memberikan orasi politik pada kegiatan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) hingga Lembaga PKB se-Pamekasan di Gedung Islamic Centre Jl Raya Panglegur, Senin (27/3/2017) lalu.

Soal banner maupun baliho jangan ditanya, politisi muda asal PKB itu selalu tampil pertama daripada kandidat lain. Bahkan tidak jarang gambar dirinya selalu terpajang di berbagai titik di Pamekasan dalam berbegai momentum tertentu, semisal pelaksanaan ibadah haji, ujian akhir sekolah dan lain sebagainya.

Mengaca dari hasil perolehan suara pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 silam, Badrud Tamam memimin perolehan suara dari daerah pemilihan (dapil) XI Madura meliputi kabupaten Bangkalan, Pamekasan, Sampang dan Sumenep. Ia memperoleh suara total sebanyak 186.105 suara.

Perolehan tersebut terbanyak dari sembilan calon lain yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dapil XI Madura. Raihan tersebut hanya didekati politisi Partai Gerindra Syaifuddin Asmoro yang meraih sebanyak 170.793 suara.

Namun yang perlu dijadikan catatan, pemilukada hanya dipusatkan di Pamekasan yang notabene sebagai lokasi atau arena pesta demokrasi tingkat kabupaten 2018 mendatang. Sebab raihan tersebut sebagian besar didapat Badrud Tamam di wilayah Sumenep dan dua kabupaten lain di Madura.

Selain itu, juga terdapat kader PKB lain yang memiliki basis massa cukup solid di Pamekasan. Ia merupakan tokoh yang tidak asing bagi masyarakat Pamekasan, KH Kholilurrahman yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI asal Dapil XI Madura.

Mantan bupati Pamekasan itu, juga meraih hasil memuaskan saat mencalonkan diri sebagai legislator senayan. Sebab ia tercatat meraup perolehan sebanyak 104.943 suara, itupun diraih di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pengasuh Pondok Pesantren Matsaratul Huda Panempang, Pamekasan, juga gencar melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat. Khsusunya di kabupaten Pamekasan.

Bahkan saat ini juga banyak spanduk hingga baliho yang memasang gambar dirinya dengan menggunakan tagline 'pabheliaghi' (kembali sebagai bupati Pamekasan). Bahkan baliho tersebut sudah tersebar di 13 kecamatan di Pamekasan.

Selain kedua tokoh tersebut, juga terdapat sejumlah tokoh lain yang gencar menjadi perbincangan publik yang akan maju sebagai kandidat bupati Pamekasan periode mendatang. Di antaranya Halili (Ketua DPRD Pamekasan), Khalil Asy'ari (Wakil Bupati Pamekasan) hingga Sahabat Rudi.

Dua nama pertama digadang-gadang bakal maju sebagai bupati Pamekasan, melalui partai besar Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Terlebih selama ini, partai berlogo ka'bah memang sangat dominan dalam kencah perpolitikan di Pamekasan.

Dalam beberapa kali kesempatan, Halili yang notabene adik kandung Bupati Achmad Syafii sudah menyatakan siap dicalonkan sebagai bupati periode mendatang. Sementara Khalil Asy'ari masih terbilang lebih diplomatis dengan alasan menunggu 'istikharoh'.

Sedangkan Sahabat Rudy memang belum banyak dikenal publik, namun ia mulai menarik simpati masyarakat dengan berbagai jumlah baliho yang tersebar di berbagai titik di Pamekasan. Sementara Taufadi dari PDI Perjuangan, sudah mendeklarasikan diri sebagai calon wakil bupati. [pin/but]

Tag : pilkada

Komentar

?>