Selasa, 23 Oktober 2018

Wow.. Richard Graham Fasih Bicara Bahasa Indonesia di Parlemen Inggris

Kamis, 11 Oktober 2018 21:43:02 WIB
Reporter : Ibnu F Wibowo
Wow.. Richard Graham Fasih Bicara Bahasa Indonesia di Parlemen Inggris

Surabaya (beritajatim.com) - Nama anggota parlemen Inggris Richard Graham dalam beberapa jam terakhir menjadi sangat akrab di telinga warga Indonesia. Bagaimana bisa?

Dalam video yang diunggah Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf di akun Instagram miliknya, Richard Graham dengan sangat fasih menyisipkan kalimat dalam bahasa Indonesia.

Bahasa Indonesia itu diucapkan Richard Graham saat sidang parlemen pada Rabu (10/10/2018) waktu setempat. Graham meminta kepada Perdana Menteri (PM) Inggris Theresa May agar menambah donasi untuk korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

"Teman yang membantu saat dibutuhkan adalah teman sebenarnya. A friend in need is a friend indeed," ucap Graham dalam video itu.

Siapa sebenarnya sosok Richard Graham? Faye Belnis selaku Humas Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia memastikan bahwa sosok Richard Graham sudah tidak asing lagi dengan Indonesia.

"Richard Graham adalah Duta Dagang Inggris untuk ASEAN. Beliau pernah tinggal dan bekerja di Indonesia sekitar tahun 80an," ujar Faye kepada beritajatim.com, Kamis (11/10/2018).

Terkait permohonannya untuk menambah donasi demi korban gempa dan tsunami, Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik memastikan jika saat ini bantuan kemanusiaan senilai 60 milliar Rupiah telah diserahkan.

"Selain bantuan kemanusiaan senilai Rp 60 miliar dari pemerintah saya, warga Inggris sangat tergerak & ingin membantu. Sumbangan yang dikumpulkan di Inggris sudah mencapai Rp 156 miliar dan masih bertambah. Sumbangan ini akan disalurkan ke LSM-LSM yang efektif di lapangan untuk proses rehabilitasi," kata Duta Besar Malik melalui akun Twitter miliknya.

Di sisi lain, dikutip dari Express yang merupakan salah satu media Inggris, Perdana Menteri Inggris Theresa May memastikan akan mengerahkan upaya bantuan untuk menolong korban gempa dan tsunami di Sulawesi.

"Kami turut berduka kepada mereka yang kehilangan keluarga dan kerabat. Kami tidak akan melupakan keluarga mereka dan memastikan untuk mendukung mereka, memulihkan luka, baik secara fisik dan mental," ucap May. [ifw/but]

Tag : tokoh

Komentar

?>