Minggu, 17 Desember 2017

Pejuang Penyemangat Mayjen AM Putranto

Kamis, 12 Oktober 2017 12:29:25 WIB
Reporter : Dwi Eko Lokononto
Pejuang Penyemangat Mayjen AM Putranto
Mayjen AM Putranto

Surabaya  (beritajatim.com) – Tampil menjadi pengucap Sapta Marga pada upacara peringatan HUT TNI dengan Inspektur Upacara Presiden Joko Widodo pastilah menjadi impian membanggakan bagi seorang prajurit TNI, termasik bagi Mayor Jenderal AM Putranto.

Kebanggaan itu menjadi lebih lengkap lagi bagi Pangdam Sriwijaya itu karena berjumpa dan sempat berbincang dengan para pejuang kemerdekaan yakni KH Khosim  dan Paiman. Khosim adalah pelaku sejarah perjuangan kemerdekaan RI pada 10 Nopember 1945 di Surabaya.

Khosim dulu tergabung dalam Laksar Islam dari pondok pesantren Sidoarjo. Sedangkan Paiman adalah pelaku sejarah perjuangan kemerdekaan RI dalam peristiwa "Serangan Umum 1 Maret 1949” yang dikenal dengan  Serangan Jogjakarta.

Mayjen kelahiran Jember ini mengaku sempat tertegun saat bertemu dua pejuang itu.  Tubuh mereka sudah terlihat tua. Meski tampak renta,  lanjut Putranto,  dua pahlawan itu  masih memperlihatkan  sisa-sisa  ketangguhan sebagai petarung  dan  pejuang bangsa dan negara Indonesia.

Bagi bapak dari dua putri ini, merupakan anugerah  bisa bertemu dua pahlawan kemerdekaan itu. Terlebih pertemuan itu terjadi di saat ia akan tampil sebagai Pengucap Sapta Marga pada upacara peringatan HUT TNI ke - 72 di Cilegon, 5 Oktober  lalu.

“Beliau-beliau adalah figur penyemangat bagi kami sebagai prajurit generasi penerus untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI serta tetap setia menjaga Pamcasila sebagai Ideologi Bangsa Indonesia yang tak tergantikan oleh Ideologi apapun,”  tegas alumnus SMAN 1 Jember ini. (bjo)

Bio Data
Mayor Jenderal TNI AM Putranto, S.Sos. (lahir di Jember, Jawa Timur, 26 Februari 1964; perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulus dari Akademi Militer di Magelang tahun 1987. Saat ini ia menjabat Panglima Komando Daerah Militer II/Sriwijaya sejak 25 April 2017 menggantikan Mayjen TNI Sudirman, SH, MH. Sebelumnya ia menjabat Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 1/Kostrad.
Ia juga telah mengikuti Pendidikan Dasar Kecabangan Infanteri, Pendidikan Lanjutan Perwira Infanteri, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat maupun Sekolah Staf dan Komando TNI dan PPSA XX.

Karier
Pada tahun 2000, ia dipercaya menjadi Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 433/Julu Siri di Makassar, selanjutnya ia sempat menjabat Komandan Kodim sebanyak dua kali, yaitu di Maros dan Makassar.

Selanjutnya, ia terpilih menjadi Komandan Kontingen Garuda XXIII-B untuk Batalyon Mekanis TNI yang akan bertugas pada misi UNIFIL di Lebanon pada tahun 2007 - 2008.  Setelah sukses bertugas sebagai Komandan Batalyon Mekanis di Lebanon, ia dipercaya menjadi Komandan Brigade Infanteri Lintas Udara 18/Divisi II Kostrad di Malang, Jawa Timur.

Kepercayaan yang diembannya selanjutnya adalah sebagai Komandan Resimen Taruna Akademi Militer di Magelang dan kemudian menjadi Komandan Korem 061/Suryakencana, Bogor pada tahun 2012.   Pada saat itu, Putranto mendapat tugas memimpin SAR Sukhoi 2010 yang  jatuh di Gunung Salak Bogor

Seiring keberhasilan dalam menjalankan tugas dan kepercayaan yang dibebankan ke pundaknya, pada tahun 2013 ia dipromosikan menjadi Komandan PMPP TNI dengan pangkat Brigadir Jenderal TNI. dan saat ini Berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/463/VI/2016 tanggal 9 Juni 2016, ia mendapat promosi bintang dua dengan jabatan Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad.

Penugasan maupun latihan luar negeri yang pernak dilaksanakan oleh ia adalah kunjungan ke Joint Readdiness Training Center ( JRTC ) - Fort Folk/ Louissiana - USA pada tahun 1997, Peace Keeping Command Post Exercise " COBRA GOLD 07" di Thailand pada 2007 dan Operasi perdamaian PBB di Lebanon pada tahun 2007-2008.

Ia telah menikah dan memiliki 2 orang putri.

Riwayat Jabatan

Letnan Kolonel
• Ps. Danyonif Linud 433/Julu Siri, Brigif Linud 3/TBS, Divif 1/Kostrad (2000)
• Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 433/Julu Siri, Brigif Linud 3/TBS, Divif 1/Kostrad (2001)
• Pabandyaops SOPS Kostrad (2002)
• Komandan Kodim 1422/Maros (2004)
• Komandan Kodim 1408/Makassar (2005)
• Kepala Staf Brigade Infanteri Lintas Udara 3/Tri Budi Sakti, Divisi Infanteri 1/Kostrad (2005)
• Komandan Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-B/UNIFIL (2007-2008)

Kolonel
• Komandan Brigade Infanteri Lintas Udara 18/Trisula, Divisi Infanteri 2/Kostrad (2011)
• Komandan Resimen Taruna Akademi Militer (2011-2011)
• Komandan Korem 061/Suryakencana (2012)
• Paban II/Manajemen Srenad (2012)

Brigadir Jenderal
• Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian / PMPP TNI (2013-2016)

Mayor Jenderal
• Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad (2016-20017)
•Panglima Komando Daerah Militer II/Sriwijaya (2017-sekarang)

 

Tag : pangdam tni

Berita Terkait

    Komentar

    ?>