Jum'at, 20 Oktober 2017

Mensos Khofifah: Wajah Saya Wajah TKW

Jum'at, 22 September 2017 19:30:41 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Mensos Khofifah: Wajah Saya Wajah TKW

Jember (beritajatim.com) - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengaku pernah mengalami diskriminasi saat tengah melakukan kunjungan kerja ke luar negeri. Hal ini dikemukakannya, saat kuliah umum di Gedung Sutardjo, Universitas Jember, Kabupaten Jember, Jumat (22/9/2017).

"Suatu saat saya dalam perjalanan jauh dari Amerika Latin. Kami waktu punya (transit) 12 jam di Korea Selatan," kata Khofifah. Dia kemudian mengajukan visa 'on arrival' agar bisa berjalan-jalan di tengah kota. Namun saat teman-teman satu rombongannya mendapat visa, justru Khofifah tidak.

Penasaran, Khofifah pun bertanya kepada petugas imigrasi setempat. "Kenapa saya tidak dikasih?"

Jawaban petugas imigrasi mengejutkan. "Saya takut Anda 'overstay' (tinggal melebihi batas waktu yang ditentukan, red)," katanya kepada Khofifah.

Khofifah protes dan menunjukkan tiket pesawat untuk pulang ke Indonesia. "Ini tiket saya pulang," katanya. Namun petugas imigrasi tersebut tetap tidak percaya.

"Kenapa tidak percaya? Rupanya wajah saya ini wajah TKW (Tenaga Kerja Wanita). Dan ini true story. Kita tidak boleh sakit hati. Ya sudah mau apa. Kita tidak boleh kecil hati, apalagi sakit hati," kata Khofifah disambut tawa ribuan orang mahasiswa yang menghadiri acara itu.

Menurut Khofifah, diskriminasi berdasarkan prasangka terjadi di banyak tempat. Ia mencontohkan pemain sepak bola Prancis yang saat ini menjadi manajer Real Madrid, Zinedine Zidane. "Tidak ada yang tidak kenal Zidane. Dia terkena stereotipe sebagai keturunan imigran. Stereotipe, stigma, seringkali muncul dari banyak lini, bukan hanya soal SARA, difabel dan non-difabel, tapi justru terjadi pada orang yang sudah begitu populer," katanya. [wir/kun]

Berita Terkait

    Komentar

    ?>