Senin, 25 September 2017

Upacara Pramuka Dadakan

Senin, 24 April 2017 21:34:37 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Upacara Pramuka Dadakan
Moh Eksan

Jember (beritajatim.com) - Moch. Eksan tak pernah bermimpi menjadi pembina upacara yang diikuti para anggota Pramuka. Selama masih mahasiswa, anggota Komisi E DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan Jember dan Lumajang ini lebih banyak aktif di Himpunan Mahasiswa Islam ketimbang gerakan pramuka.

Tak heran, saat diminta menjadi pembina upacara dalam penutupan acara Giat Prestasi Penegak Seluruh Jawa Timur yang diadakan di kampus Institut Agama Islam Negeri Jember, Senin (24/4/2017), Eksan agak kaget juga. "Semula saya mengira hanya diminta memberi sambutan, soalnya dari eksekutif yang datang rencananya Gus Ipul (Wakil Gubernur Saifullah Yusuf)," katanya.

Acara Giat Prestasi Penegak itu diikuti 550 orang anggota pramuka dari berbagai kota di Jawa Timur. "Saya tidak pernah jadi pembina. Daripada salah-salah, saya minta di sebelah saya ada petugas pramuka yang jadi protokol. Dia yang memandu saya mengikuti tahapan upacara. Kalau tidak ada itu, ya bisa keliru-keliru," katanya, tertawa.

Namun apapun, Eksan memuji gerakan pramuka sebagai gerakan penting bagi generasi muda. "Pramuka mendapatkan pengakuan khusus dari negara. Organisasi ini dibentuk berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010. Pemerintah menaruh perhatian serius, menginginkan pramuka ke depan jauh lebih besar," katanya.

Dalam pandangan Eksan, gerakan pramuka memiliki peran penting. "Pertama, pramuka adalah organisasi yang menjalankan fungsi pendidikan bela negara. Penanaman jiwa patriotisme, nasionalisme, kecintaan terhadap negara, kesetiaan terhadap Pancasila, kepatuhan terhadap UUD, dan komitmen menjaga NKRI diajarkan dalam pendidikan pramuka," katanya.

"Kedua, pramuka sesuai UU Nomor 12 Tahun 2010 untuk membentuk kepribadian, karakter, personalitas generasi muda kita. Pramuka diharapkan meningkatkan peran dalam pembentukan kepribadian yang tergerus berbagai persoalan," kata Eksan. [wir/suf]

Tag : politisi

Komentar

?>