Jum'at, 20 Januari 2017

Purwati, Tukang Ojek Wanita dari Teluk Ijo

Selasa, 27 Desember 2016 17:17:54 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Purwati, Tukang Ojek Wanita dari Teluk Ijo

Banyuwangi (beritajatim.com) - Tak seperti keseharian wanita pada umumnya, sosok Purwati menjadi pembeda di lokasi tempatnya bekerja. Karena ia wanita satu-satunya yang menggeluti pekerjaannya itu. Yakni sebagai tukang ojek.

Berat sudah pasti, karena ia harus menempuh jarak sekitar 1 kilometer dengan kondisi jalan terjal dan berbatu. Namun, Ia tak pernah canggung maupun mengeluh kala menunggangi motor besar mengantar penumpang ke lokasi wisata.

Di lokasi pantai Rajek Wesi, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran biasa ia mangkal. Dari lokasi ini, wisatawan akan menggunakan jasa ojek untuk menuju ke lokasi wisata pantai Teluk Hijau atau sering dikenal dengan sebutan Greenbay. Karena, di tempat ini menjadi tujuan terakhir bagi pengunjung yang menggunakan mobil.

Dengan bayaran Rp 10 ribu per orang satu kali jalan, wisatawan akan dibonceng ibu tiga anak ini dengan tunggangan motor ala warga pesisir. Meski kondisi motor yang sedikit compang-camping, tapi dirinya mengaku kondisinya masih prima. Kadang pula, istri Kasan ini juga tak jarang mengantar dua orang sekaligus.

"Jangan khawatir, hari ini saya sudah enam kali bolak balik mengantar tamu ke Teluk Ijo," kata Purwati.

Ojek menjadi pilihan satu-satunya menuju ke lokasi pantai indah di ujung selatan Banyuwangi itu. Pasalnya, perahu yang kala menjadi alternatif lain harus ditunda lantaran cuaca yang tidak mendukung. Secara langsung, kondisi ini justru membawa berkah bagi tukang ojek yang setia dengan Suzuki Thunder nya itu.

"Kalau musim liburan seperti ini hasilnya lumayan. Bisa bantu ekonomi keluarga," ungkapnya.

Rutinitas sebagai tukang ojek ini dilakukannya bukan lantaran terpaksa. Karena sebenarnya, Kasan suaminya juga berprofesi sama. Namun, hal itu tak lantas membuatnya berdiam diri. "Suami biasanya melaut dan ngantar pengunjung juga menggunakan perahu. Tapi dari pada diam di rumah saya ikut ngojek saja," akunya.

Semangat untuk bekerja bagi wanita ini memang tak perlu diragukan lagi. Walau usia kandungannya masih menginjak dua bulan tak menyurutkan niatnya untuk bekerja.
"Heleh alon-alon gak opo-opo wes biasa (pelan-pelan tidak apa-apa, sudah biasa). Semoga tidak terjadi apa-apa lah, wong cari rejeki," katanya.

Saat musim liburan, lokasi wisata di Pantai Rajek Wesi dan Teluk ijo memang selalu ramai dikunjungi. Kondisi ini menjadi peluang bagi warga sekitar untuk menambah rejeki. Tak hanya tukang ojek, tapi kuga kuliner, maupun oleh-oleh bisa menjadi pelengkap cerita saat berkunjung ke tempat ini. [rin/suf]

Tag : wanita ojek

Komentar

?>