Senin, 23 Juli 2018

Nyong Ambon Ini Gabung Persebaya

Minggu, 10 Januari 2016 10:31:32 WIB
Reporter : Wahyu Hestiningdiah
Nyong Ambon Ini Gabung Persebaya

Surabaya (beritajatim.com) - Sebuah kebahagiaan bagi bagi Ryan Rizalldi Kohonussa pria keturunan Ambon 19 tahun silam ini bisa bergabung menjadi pemain Persebaya dan diberi kesempatan bermain di pertandingan Esibisi melawan Indonesia All Star, Desember lalu.

Tidak berhenti ditempat dengan kebahagiaan ini, meski hanya bermain 10 menit terakhir, ia mampu menjebol gawang kiper senior Sandy Kurnia di menit terakhir.

Keberuntungan itu yang membuat pria lulusaan SMA Hangtua 1 Surabaya ini kini bertahan menjadi pemain Persebaya. Bahkan ia ingin menjadi pemain besar kelak di Persebaya. Berkostum hijau, ciri khas tim bajul ijo ini menjadi inspirasinya, mimpinya tak berubah yakni bisa menaklukkan tim besar arek Suroboyo.

"Saya ingin menjadi pemain bola profesional karena sejak kecil saya sudah kecempkung di dunia bola, makanya saya seriusin. Saya ingin buat bangga orsng tua jika saya menjadi pemain besar " curhatnya kepada beritajatim. Com, minggu (10/01/2016) ketika di hubungi via telpon.

Pria kelahiran 4 Juli 1997 ini memang bercita-cita menjadi pemain profesional. Berawal sekolah bola sejak usia 8 tahun di Assyabab ia mulai mengolah tendangan si kulit bundar.

Di klub milik tokoh sepak bola Surabaya, Moh Barmen ini, skill dan kemampuan Ryan dipoles. Baru setahun lalu dia memilih hengkang ke klub internal lain, THEO. Perpindahan ini dilakukan karena Assyabab memilih vakum dari kompetisi klub internal di Surabaya.

Dengan berat hati ia meninggalkan tim yang sudah membesarkan namanya dan ingin terus bermain bola. Tanpa jam bermain, cita-citanya menjadi pemain bola profesional bakal tersendat.

" Saya sebenarnya bingung, setahu saya persebaya itu ya yang diKarang Gayam dan begitu saya bisa masuk tim ini saya sangat senang ini mimpi saya dan saya ngga tau soal konflik itu, yang  penting kita pemain taunya latihan-latihan aja. Apalagi saya pemain muda masih butuh pengalaman sama jam terbang " curhatnya.

Harapan pun terus terbenak di hatinya ia berharsp masalah yang terjadi di manajemen cepat terselesaikan, dan tim ini bisa kembali mengharukan nama Surabaya dengan mengikuti kompertisi atau turnamen di kelasnya.

"Saya sudah terlanjur seperti ini, saya harus jadi pemain bola seperti apa yang saya cita-citakan dan saya akan berusaha untuk menjadi itu " imbuhnya. (way/ted)

Berita Terkait

    Komentar

    ?>