Siapa Dia

Tak Menjabat Lagi, 2 Anggota DPRD Gresik Ini Tetap Perjuangkan Rakyat

Mantan Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Qolib

Gresik (beritajatim.com) – Dua hari lagi, 50 anggota DPRD Gresik yang terpilih periode 2019-2024 bakal dilantik. Dari jumlah tersebut, tidak ada lagi nama Nur Qolib (mantan Wakil Ketua) dari PPP dan Zulfan Hasyim (mantan Ketua Dewan) dari PKB. Lalu kemana kedua orang tersebut setelah tidak menjabat wakil rakyat di gedung DPRD Gresik?

Menanggapi pertanyaan itu, Nur Qolib menuturkan pasca dirinya tidak menjabat lagi, dia tetap melanjutkan angan-angannya, yakni bagaimana desa mandiri yang pernah diperjuangkan sampai akhirnya jabatannya.

“Saya masih punya kegiatan besar meski nanti tidak menjabat lagi sebagai anggota dewan Gresik,” ujarnya, Rabu (21/08/2019)

Politisi asal PPP itu pada prinsipnya tetap mengawal bagaimana seluruh desa di Kabupaten Gresik bisa diperdayakan potensinya baik itu wisatanya maupun edukasinya.

“Desa mandiri yang saya gagas harus tetap berjalan. Nantinya, keberadaan saya di situ bisa menjadi pendampingan eksternal di tiap desa,” ungkapnya.

Menurut Nur Qolib dari ratusan desa yang tersebar di Kabupaten Gresik, ada 30 desa yang bisa dikembangkan menjadi desa mandiri. Dari jumlah tersebut, tahap awal 10 desa yang segera dijadwalkan dibimbing menjadi desa mandiri, dan bisa dijual potensinya.

“Cita-cita saya ke depan untuk mewujudkan keinginan itu juga akan membentuk Akademi Desa. Harapannya, melalui akademi itu muncul potensi-potensi perangkat desa yang mumpuni, profesional dan bisa diandalkan,” imbuhnya.

Nama Nur Qolib memang tidak asing bagi parlemen Gedung DPRG Gresik. Sebelum mengakhiri jabatannya, Nur Qolib pernah malang melintang sebagai anggota dewan periode 1999-2004 serta periode 2014 hingga 2019.

Berbeda halnya dengan Zulfan Hasyim mantan Ketua DPRD periode 2009 hingga 2014. Politisi asal PKB itu banting setir sebagai seorang pengacara. Bagi Zulfan, meski dirinya tidak lagi sebagai wakil rakyat di DPRD Gresik, keinginannya tetap membela rakyat melalui keilmuannya.

“Yang penting bisa sama-sama mengabdi. Kalau dulu mengawal aspirasi serta mengkritisi kebijakan pemerintah. Setelah itu, tetap membantu masyarakat lewat ilmu yang saya miliki,” paparnya.

Baik Nur Qolib dan Zulfan Hasyim, menitipkan pesan kepada anggota dewan yang dilantik agar senantiasa menjalankan fungsinya sebagai legislasi sesuai aturan. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar