Siapa Dia

Pancasila dan Beda Tantangan Zaman Old dan Now

Jember (beritajatim.com) – Pancasila dan prinsip bhineka tunggal ika terbukti mampu menepis ancaman dan tantangan dari luar. Perlu ada internalisasi nilai oleh generasi milenial.

“Kita berharap ke depan, generasi millenial hari ini mampu menginternalisasi lebih dalam apa itu makna bhineka tunggal ika, Pancasila dan lain-lain,” kata Charles Meikyansah, anggota Komisi VII DPR RI.

Menurut Charles, tantangan hari ini berbeda sekali dengan masa mudanya. Namun satu hal yang tetap adalah kekuatan Pancasila. “Karena memang, proses dirumuskannya falsafah ini digali dari nilai-nilai luhur bangsa Indonesia,” kata Ketua DPP Nasdem Bidang Media dan Komunikasi Publik ini.

Charles menilai, ancaman radikalisme dan paham-paham yang anti-NKRI harus dihadapi dengan pancasila dan bhineka tunggal ika. Sebagai anggota parlemen, dia sudah menyosialissikan empat pilar kebangsaan. Salah satunya, di Desa Karangharjo, Silo, Jember, Senin (10/2/2020) lalu.

Ini adalah amanah Undang-undang Dasar (UUD) yang wajib disampaikan. “Kedua, saya pikir tanah air Indonesia yang kita tempati ini lahir dan disatukan oleh asas-asas bhineka tunggal ika,” kata Charles.

Prinsipnya adalah menghargai perbedaan, prinsip gotong-royong, kebersaman di antara satu dengan yang lain. “Kita lihat hingga hari ini, inilah yang menyatukan Indonesia,” jelas Charles. (wir/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar