Siapa Dia

Ini Film Tersulit yang Digarap Ernest

Surabaya (beritajatim.com) – Ernest Prakasa kembali berikan karya terbarunya untuk para pecinta film Indonesia, kali iki film ringan yang sangat cocok untuk para remaja milenial. Film drama komedi ‘Imperfect : Karier Cinta dan Timbangan’ Roadshow di Kota Surabaya.

Film kelima besutan Ernest Prakasa ini diadaptasi oleh novel sang istri, Meira Anastasia yang mengangkat tentang pemberdayaan dan kesadaran untuk mencintai diri sendiri apa adanya.

“Film ini memiliki pokok bahasan yang sangat kompleks dengan mengangkat sebuah isu yang berkembang belakangan ini yaitu Body Shamming,” ungkapnya saat roadshow di Royal Plaza Surabaya, Selasa (17/12/2019).

Munculkan Tagline “Ubah insecure menjadi bersyukur”, Ernest Prakasa mampu membuat alur film ‘Imperfect : Karier, Cinta dan Timbangan” menjadi sangat dinamis. Terlihat penonton dapat merasakan sedih dan tertawa secara bergantian.

“Saya sebagai penulis dapat merasakan bahwa pesan moral yang disampaikan lewat sebuah tulisan kemudian diubah menjadi audio visual berdurasi 113 menit tersebut dapat terwakilkan dengan sempurna,” jelas Meira Anastasia, Penulis Novel ‘Imperfect : Karier, Cinta dan Timbangan’.

Ernest mengaku, Film adaptasi Novel ‘Imperfect : Karier, Cinta dan Timbangan’ memiliki perbedaan yang sangat jauh dengan pesan moral yang sama.

“Pesan yang ingin disampaikan dari film ini, cintailah dirimu apa adanya. Karena standart kecantikan yang sesungguhnya bukan hanya dari luar, namun dari dalam,” paparnya.

Ditambahkan Meira, selain mengajak untuk mencintai diri sendiri. Film ‘Imperfection : Karier, Cinta dan Timbangan’ ini dapat menjadi gerakan agar fokus terhadap kebahagiaan diri.

Lebih lanjut dikatakan Ernest, film yang menceritakan soal Imperfection : Karier, Cinta dan Timbangan’ disebut sang Sutrada merupakan film tersulit.

Menurutnya, Ia harus melalui dua fase shooting. Saat Jessika Mila yang berperan sebagai Rara dengan perawakan berisi dan berubah menjadi kurus.

“Ini menjadi sebuah kesengajaan untuk menghidupkan sebuah karakter Rara yang dalam hal ini diperangkan oleh Jessika Mila yang sesungguhnya,” paparnya.

Hal ini sangat dibenarkan Aktris Jessika Mila, berperan sebagai Rara dengan tubuh berisi, kulit hitam dan berambut ikal.

Dirinya mengaku membutuhkan pengorbanan untuk ikut merasakan langsung standar kecantikan yang ada dengan membuat tubuhnya berubah drastis.

“Dalam film ini aku memiliki tantangan untuk menaikkan berat badan hingga 10 kilogram dan menurunkannya secepat mungkin. Dan itu membutuhkan waktu yang sangat sebentar. paparnya.

Film yang digarap selama hampir sebulan ini mempunyai beban berat. Salah satunya dalam hal transformasi tokoh Rara yang menjadi sebuah fondasi film.

“Transformasi ini saya sebut sebagai fondasi film ini. Dimana fase pertama diambil saat Rara Gemuk,” Jelas Ernest. Dan fase kedua saat Rara kurus dengan jeda waktu satu bulan untuk Jessika Mila bertransformasi.[way/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar