Tantangan IPS dalam Peduli Lingkungan Sosial

Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan ilmu kajian tentang kehidupan manusia sebagai individu sekaligus sebagai makhluk sosial yang berinterkasi dengan lingkungannya. Dengan kata lain bahwa Ilmu Pengetahuan Sosial memiliki kajian yang sangat kompleks tentang kehidupan manusia dan lingkungannya berserta aspek-aspek kehidupan manusia itu sendiri. Oleh karena itu peserta didik yang merupakan bagian dari masyarakat perlu diberikan menguasai Ilmu Pengetahuan Sosial sebagai bekal hidupnya kelak.

 

Manusia adalah makhluk sosial yaitu yang di dalam hidupnya tidak bisa melepaskan diri dari pengaruh manusia lain. Juga di karenakan pada diri manusia ada dorongan untuk berhubungan (interaksi) dengan orang lain. Ada kebutuhan sosial (social need) untuk hidup berkelompok dengan orang lain. Sosialisasi merupakan salah satu bentuk berlangsungnya kontak sosial. Kontak sosial dapat berlangsung dalam 3 bentuk, yaitu; antara orang perorangan, misalnya anak kecil mempelajari kebiasaan-kebiasaan dalam keluarganya, proses demikian terjadi melalui proses sosialisasi, yaitu suatu proses, di mana anggota masyarakat yang baru mempelajari norma-norma dan nilai-nilai masyarakat di mana dia menjadi anggota; antara anggota perorangan dengan suatu kelompok manusia atau sebaliknya; antara suatu kelompok manusia dengan kelompok manusia lainnya. Sosialisasi ialah proses mempelajari norma, nilai, peran, dan semua persyaratan lainnya yang diperlukan memungkinkan partisipasi yang efektif dalam kehidupan sosial (Lawang, 1986).

 

Masalah Sosial

Masalah sosial ialah permasalahan yang berhubungan dengan orang banyak atau masyarakat. Beberapa masalah sosial yang dihadapi manusia dalam kehidupan sehari-hari ialah: Kepadatan penduduk, Kemiskinan, Kebodohan, Pengangguran, Narkoba

 

Kepadatan Penduduk

Penyebab bertambahnya penduduk yang sangat cepat menyebabkan terjadinya masalah sosial. Kepadatan penduduk terjadi karena : pertumbuhan penduduk yang tinggi, tidak ikut keluarga berencana, anggapan bahwa banyak anak banyak rezeki, perpindahan penduduk dari suatu wilayah ke wilayah lain, jumlah angka kelahiran lebih tinggi dari angka kematian

Cara mengatasinya; menekan laju pertumbuhan penduduk dengan keluarga berencana, transmigrasi, mengembangkan potensi daerah agar penduduk tidak berpindah-pindah

 

Kemiskinan

Miskin berarti tidak memiliki cukup sandang, pangan dan papan, penyebabnya; malas bekerja, tidak mempunyai kesempatan, karena bencana alam,

Cara Mengatasinya; membuka lapangan pekerjaan, diberi kesempatan untuk belajar dan bekerja, memberikan raskin (beras fakir miskin), memberikan bantuan modal usaha, mengadakan pasar murah

 

Kebodohan

Bodoh berarti sulit untuk mengerti dan memahami atau tidak memiliki pengetahuan ataupun keahlian, pendidikan rendah hal ini menjadi salah satu penyebab hilangnya budaya suatu tempat oleh budaya global.

Penyebab; tidak mau atau malas bekerja, putus sekolah, tidak mempunyai kesempatan, mahalnya biaya pendidikan

Cara mengatasinya; Rajin belajar, Sekolah lagi, Sekolah gratisMembebaskan biaya pendidikan dengan memberikan subsidi pendidikan melalui sekolah – sekolah

 

Pengangguran,

Pengangguran adalah keadaan orang yang tidak memiliki pekerjaan. Penyebabnya antara lain; malas bekerja, tidak mendapatkan pekerjaan, karena PHK, tidak mempunyai modal, sedikitnya lapangan pekerjaan.

Cara mengatasinya; mempelajari ketrampilan, belajar tekun, menciptakan lapangan pekerjaan, kewirausahaan, memperbanyak Balai Latihan Kerja

 

Narkoba

Narkoba kepanjangan dari narkotika dan obat-obat terlarang. yang termasuk narkoba, yaitu: Ganja, Heroin, Putau, Kokain, Morfin. Penyebabnya antara lain; kosong jiwa, butuh perhatian, dan kasih sayang, kurangnya bimbingan orangtua, masalah ekonomi (kesibukan orangtua), merasa sok jagoan demi prestasi dan gengsi, ingin terkenal, merasa seolah-olah kaya dan modern, salah memilih teman atau sahabat, mencoba-coba.

Akibat Penyalahgunaan Narkoba; nafsu makan berkurang, pikiran kacau, daya tahan tubuh melemah, malas belajar dan bekerja, masa bodoh, keracunan syaraf, serangan jantung dan gangguan pernapasan, kematian jika overdosis.

Cara mengatasinya; tanamkan nilai-nilai agama, cari aktivitas yang bermanfaat, carilah teman yang baik, jangan mencoba-coba barang haram (narkoba), beri kasih sayang dan bimbingan orangtua

 

Kejahatan

Kejahatan adalah Perbuatan yang melanggar hukum, misalnya mencuri, merampok, membunuh dan merugikan orang lain atau yang menjadi korban. Korban adalah orang yang dirugikan dalam kejahatan. Penjahat adalah orang yang melakukan kejahatan. Penyebab Kejahatan; Situasi yang terpaksa, Salah pergaulan (berteman). Mengatasi kejahatan di rumah; tutup pintu dengan rapat dan kunci, jangan buka pintu untuk orang yang tidak dikenal, selalu minta izin jika keluar rumah, Minta bantuan tetangga terdekat.

 

Bertindak Arif dan Bijaksana

Semua orang memiliki kelemahan ada sisi baik dan sisi buruk. Semua sudah diberikan modal secara berimbang oleh yang maha pencipta. Ibarat sebuah permainan game yang sudah tersedia fitur-fitur untuk dimainkan. Tergantung dari diri mau menempatkan diri buruk atau bijaksana. Menjadi orang bijak dapat diawali dengan pikiran yang bersih. Memandang semua masalah selalu dari sudut pandang Arif dan Bijaksana.  Kemaslahatan bersama kesalehan sosial gotong royong bagian-bagian terkecil dari sikap arif dan bijaksana.

 

Menyadari kelemahan masing-masing yang bukan untuk saling mau diadu domba. Bukan untuk saling dipertarungkan sehingga tidak menyenangkan bila tidak terjadi konflik. Mari berpikir arif dan bijaksana yang sebetulnya mudah dipelajari. Asalkan ada antusias dan respek tidak masa bodoh. Memulai dari hal yang kecil dengan peduli dan bersikap baik untuk semuanya. Mau mendengarkan dan menerima masukan. Pasti setiap orang memiliki pemikiran ini baik dan ini kurang baik.

 

Tidak secara langsung menghakimi dan mempunyai pendirian atau referensi kuat setiap permasalahan. Setiap permasalahan yang lahir hendaknya dipikirkan secara mendalam. Ada keuntungan yang lebih bagi mereka yang mau berpikir arif dan bijak. Hanya orang yang mampu berpikir arif dan bijak yang jadi panutan semua orang.

(Ditulis dari berbagai sumber)

Apa Reaksi Anda?

Komentar