Ratusan Mahasiswa UIN Malang Demo Mahalnya Biaya UKT Kampus

Malang (beritajatim.com)– Setelah melewati mediasi yang panjang, ratusan mahasiswa yang tergabung dari berbagai elemen Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melakukan aksi doa bersama dalam menyuarakan pendapat “Mahasiswa Peduli UKT dan Biaya Makhad” Senin, 29/4/2019.

Aksi yang bertempat di depan gedung Rektorat tersebut di latar belakangi atas ketidakpuasan mahasiswa dari jawaban surat pernyataan sikap nomor 1815/un.03.2/OT/01/7/04/2019 yang telah dilayangkan oleh pihak rektorat pada tanggal 15 April 2019 kemarin, yang ditandatangani langsung oleh Abdul Haris selaku rektor UIN Malang.

Masa aksi mendesak tujuh aspirasi yang dirasa memberatkan mahasiswa, terutama calon mahasiswa baru, di antaranya:

Mempublikasikan SK Rektor tentang penetapan UKT berdasarkan KMK UKT PTKIN 2019/2020, memenuhi sistem pembagian kouta prosentase UKT golongan 1-7 yang telah ditetapkan dan tepat sasaran, melibatkan lembaga Senat maupun Dewan Eksekutif Mahasiswa dalam menentukan kebijakan khususnya UKT, segera mempublikasikan prosedur penarikan kembali uang Makhad yang telah dibayar oleh mahasiswa baru dan aspirasi-lainya yang telah dilayangkan oleh Senat Mahasiswa.

Aksi yang berlangsung pukul 09.00 WIB berhasil memperoleh kesepakatan bersama dari pihak rektorat dan perwakilan masa aksi yaitu menyetujui semua tuntutan mahasiswa dengan deadline yang telah disepakati bersama.

“Mari kita kawal hasil kesepakatan ini, aksi ini adalah langkah awal kita dalam menuntut keadilan dan transparansi dana,” tegas Haris Febriansyah, selaku koordinator lapangan aksi.

Masa aksi membubarkan diri pada pukul 12.00 siang dengan aman dan kondusif.

Apa Reaksi Anda?

Komentar