Kampung LA Wisata Kota Batu

Screenshot_2019-07-10-23-19-00-55
Kampung Lemah Abang, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Rabu (10/7/2019)

Batu – Desa Gunungsari merupakan Desa yang terletak di lereng pegunungan Banyak Kota Batu yang tentu saja memiliki hawa yang lebih sejuk dibanding desa-desa lain.

Di dalam Desa Gunungsari sendiri juga terdapat sebuah kampung, namanya Kampung Lemah Abang, atau lebih dikenal sebagai Kampung LA. Lalu apasih keistimewaan kampung ini dibanding kampung-kampung lainnya?

Kampung ini merupakan pelopor kampung wisata di Kota Batu. Bagaimana tidak, di dalam satu kampung ini, terdapat banyak tempat wisata sekaligus.

Beberapa tempat wisata yang ada di kampung ini diantaranya yaitu wisata petik mawar. Kebayang kan kalau kita lewat situ, sepanjang jalan akan tercium semerbak harumnya bunga mawar.

Tempat ini juga sangat cocok bagi kalian yang suka romantis-romantisan bersama pasangan, tiap hari bisa petik mawar untuk sang kekasih.

Kemudian juga ada wisata petik buah, seperti petik apel dan jeruk. Jadi di kampung ini tidak hanya wangi, namun gizi kita juga akan terjaga dengan adanya buah-buahan yang bisa kita petik untuk dinikmati.

Bagi kalian yang suka akan indahnya panorama Kota Batu beserta hawa dinginnya yang khas. Kalian bisa juga mendatangi cafe yang ada di perbukitan kampung ini. Eits ini bukan sembarang cafe loh, karena pemandangan disini bukan gelap-gelapan ya, melainkan terdapat lampu-lampu lampion dan tumbler yang dipasang di setiap rumah-rumah di Kampung LA ini.

Pastinya tempat ini akan menjadi destinasi menarik untuk berfoto ria sebagai kenang-kenangan telah mampir di kampung ini.

 

Satu lagi nih, bagi kalian yang suka berenang, tidak perlu mencari tempat jauh-jauh. Di Kampung LA ini sudah terdapat Waterpark yang kece badai. Wow paket lengkap sekali bukan. Untuk bisa masuk di Waterpark ini kalian hanya dikenakan tarif lima ribu rupiah saja dan kalian bisa menikmati segala fasilitas yang ada di Waterpark ini.

Bisa dikatakan LA Waterpark ini merupakan satu-satunya yang ada di Kecamatan Bumiaji. Sang pemilik, Yusuf Rianto (34), mengatakan bahwa ide untuk membuat Waterpark ini tidak hanya berasal dari dirinya namun kedua kakaknya juga ikut membantu untuk merealisasikan tempat ini.

“Pekerjaan saya kan kontraktor, biasanya menangani tempat wisata. Kemudian saya berfikir, kenapa saya hanya bisa membuat tempat wisata di tempat lain namun di tempat sendiri tidak bisa. Dari situlah sebuah ide muncul untuk membuat cafe lampion pada tahun 2018 kemarin. Di tahun 2019 ini alhamdulillah bisa menambah tempat wisata yaitu LA Waterpark”, ujar Yusuf, Rabu (10/7/2019).

Waterpark ini dibangun diatas tanah pribadi milik Yusuf sendiri yang sebelumnya merupakan kebun bunga. Meskipun kebun bunga Yusuf sudah diganti menjadi Waterpark, namun disekitaran Waterpark ini masih terdapat kebun-kebun bunga milik warga sekitar. Jadi bisa dibayangkan sensasi berenang ditengah kebun bunga, pastinya memanjakan indra penglihatan dan indra penciuman.

“Rencana saya, didalam Waterpark ini, tidak hanya bisa berenang dan bermain-main air saja. Karena untuk kedepannya, saya mempunyai konsep untuk menjadikan Waterpark ini sebagai sarana edukasi, sarana selfie, outbond, playground, dan lain sebagainya”, imbuhnya.

Meskipun masih dalam proses pembangunan, Yusuf mengaku bahwa sudah mengeluarkan biaya berkisar 1.5 Milyar. Biaya yang sangat fantastis sekali bukan. NamunĀ  sebanding dengan tekadnya untuk membangun sarana wisata dan edukasi bagi kita semua para pengunjung.

LA Waterpark ini baru dibuka 2 bulan yang lalu, tepatnya bulan Mei 2019 tepat sebelum Hari Raya Idul Fitri. Lokasi akuratnya berada di Kampung Lemah Abang, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Meski dibilang baru, nyatanya kampung ini mampu menarik perhatian para pejabat pemerintahan Kota Batu. Beberapa orang Dinas pernah mengunjungi kampung ini seperti Dinas Pariwisata, Diskominfo, bahkan Wali Kota Batu, Hj. Dewanti Rumpoko, pun sangat antusias untuk berkunjung di kampung ini.

Dengan dibangunnya tempat wisata ini, Yusuf telah membantu untuk mensejahterahkan orang-orang di Kampung LA ini. Hal itu dibuktikan dengan terciptanya lapangan pekerjaan sebagai pegawai Waterpark, cafe, dan juga lahan untuk warga berjualan di area Waterpark.[ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar