Inovasi Dosen PGRI Unirow Tuban untuk Nelayan Desa Bancar

photo_2019-12-01_13-31-30
Nelayan bancar menggunakan alat Efifit untuk memberi makan ikan budidayanya

Meringankan pekerjaan nelayan budidaya laut karamba jaring apung dalam pemotongan pakan, dosen teknik industri Universitas PGRI Ronggolawe Tuban dalam rangka pengabdian masyarakat  membuat terobosan alat pemotong ikan yang efektif efisien dan tepat guna dengan nama alat  Efifit.

Dosen unirow Tuban, Susanti Dhini mengatakan bahwa mitra kami kelompok sendang marina memerlukan alat pemotong ikan yang cepat dan mudah dalam pembudidaya ikan kerapu cantang pada karamba jaring apung. Pada kelompok ini masing menggunakan alat tradisional berupa gunting.

Alat Efifit didesain ergonomis dan portable sehingga perlu adanya pelatihan perawatan dan keselamatan kerja pada penggunaan alat Efifit ini. Alat didesain dengan pisau yang tajam berbahan dasar baja dengan ukuran 1-5 cm sesuai dengan kebutuhan pakan pembudidaya.

Kelompok Sendang Marina diberikan pelatihan perawatan dan keselamatan kerja penggunaan alat Efifit pada tanggal 8 November 2019 di aula KJA Desa Bancar. Kegiatan pelatihan ini meliputi : perangkaian alat, pencucian, penajaman pisau agar tidak tumpul saat sudah sering digunakan dan posisi penggunaan alat yang ergonomis sesuai postur kerja.

Abdul wahid Nuruddin dan Yuyun Suprapti menerangkan penajaman pisau baja dengan alat gerinda sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama dan bisa menghemat biaya operasional pembudidaya karena seringnya pergantian pisau yang tumpul.

Ayik Muhyidin selaku ketua kelompok Sendang Marina merasa sangat senang dengan adanya pelatihan perawatan dan keselamatan kerja penggunaan alat ini, karena alat ini sederhana, aman digunakan, mudah perawatannya.

Ayik berterima kasih dengan alat ini dapat meningkatkan pendapatan anggota, mengurangi waktu kerja dan mengurangi biaya operasional. Dimana dalam satu hari pakan yang dibutukan kurang lebih 200 kg dan membutuhkan 6 orang pekerja memotong dalam waktu 6 jam, tetapi dengan alat ini hanya membutuhkan 1 orang pekerja dalam waktu 4-6 jam.

Sedangkan Baharuddin mengatakan dengan adanya alat ini sangat membantu karena dapat melakukan pekerjaan lain tanpa harus menghabiskan waktu lama untuk memotong ikan.

Ucapan terimakasih disampaikan kepada: Kemenristek Dikti atas pendanaan hibah DRPM melalui progam Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS).(ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar