Senin, 10 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Kapolres Malang Pimpin Rakor Kesiapan Pemilu 2019

Jum'at, 07 Desember 2018 16:18:14 WIB
Reporter : Brama Yoga Kiswara
Kapolres Malang Pimpin Rakor Kesiapan Pemilu 2019
Malang (beritajatim.com) -Mewujudkan kondisi aman dan tertib di wilayah Kabupaten Malang jelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI serta Pemilihan Legislatif  2019, Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Kabupaten Malang dan ribuan aparatur daerah serta pihak terkait. 

Bertempat di Ruang Bima PG Kebong Agung, jalan Raya Pakisaji Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jumat (07/12/2018), ikut dalam Rakor tersebut Sejumlah elemen dari Muspika, Kades se Kabupaten Malang, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta tokoh masyarakat. 

Dalam rakor itu seluruh peserta mendapatkan pembekalan guna mewujudkan kondisi aman di tahun politik, serta mampu mengantisipasi segala kemungkinan kerawanan, yang terjadi.

"Saya harap, Pesta demokrasi di Kabupaten Malang selalu berjalan dengan aman, kondusif dan lancar. Ini terbukti dari pelaksaan Pilkades pada bulan November kemarin yang berjalan aman. Namun dengan kondisi yang adem ayem ini, tidak seharusnya menjadikan kita terlena dengan segala potensi ancaman yang ada. Kita harus selalu waspada,” tegas Plt Bupati Malang, HM Sanusi, mengawali sambutanya.

Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung menjelaskan, dilaksanakannya rakor oleh 3 Pilar ini sebagai upaya awal untuk mempersiapkan juga kesiapan sejumlah elemen penyelenggaraan pemilu 2019, yang akan diikuti oleh 2 paslon capres/cawapres, 16 parpol peserta pemilu. Serta diikuti sebanyak 896 caleg diwilayah Kabupaten Malang. 

Sehingga, menuntut kesiapan mulai dari penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu), Pemkab, serta unsur Keamanan (Polri, TNI, Linmas) dan juga Muspika se Kabupaten Malang agar mampu bersinergi sesuai tupoksinya masing-masing.

"Polres Malang dan Bawaslu sudah memetakan Index kerawanan Pemilu (Kerawanan pilpres dan Kerawanan Dapil). Ini harus menjadi pijakan dasar dan acuan 3 pilar melakukan langkah-langkah agar pemilu berjalan lancar dan aman,” terang Ujung.  

Untuk mewujudkan Pemilu yang lancar dan aman, lanjut Ujung, selain melibatkan personil Polri dan TNI, nantinya juga akan dikerahkan sebanyak 16.000 personil Linmas. Mereka nantinya akan terus diberi bekal pelatihan guna turut mengamankan pemilu di 8000 tempat pemungutan suara (TPS). Dengan jumlah ‎pemilih berkisar 1,9 juta jiwa.

"Peran 3 pilar sekaligus untuk deteksi dini dan cegah dini.‎ Agar tidak ada ruang hampa yang bisa membuat orang untuk menciptakan gangguan kamtibmas. Kita juga perkuat sinergitas, melakukan inventarisasi dan selesaikan permalasahan sejak dini di tingkat bawah,” beber Kapolres Malang.

Ujung menambahkan, sebelum pelaksanaan Pemilu, pihaknya terus melakukan kegiatan cipta kondisi agar pemilu berjalan lancar dan aman. Diantaranya, dengan menggelar giat deklarasi pemilu damai mulai tingkat Kabupaten sampai Kecamatan. Serta, merangkul dan meredam potensi-potensi yang berpeluang memunculkan adanya konflik sosial.

"Menjelang pemilu biasanya suhu politik agak menghangat. Untuk mendinginkan, kami di Polri sudah membentuk Satgas Nusantara yang terdiri dari manajemen sosial, manajemen kemitraan, manajemen media dan gakkum. Sebagai upaya cipkon agar sebelum, saat dan paska pemilu situasi aman kondusif. Kalau ini dilakukan oleh seluruh unsur 3 pilar terbawah dibantu tokoh agama dan tokoh masyarakat, akan sangat lebih efektif,” pungkas Ujung. (yog/kun)

Tag : pileg pemilu

Komentar

?>