Rabu, 12 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Bupati Pamekasan Ajak Insan Pers Sajikan Berita Cerdas, Bergizi dan Mendidik

Jum'at, 07 Desember 2018 00:00:15 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Bupati Pamekasan Ajak Insan Pers Sajikan Berita Cerdas, Bergizi dan Mendidik

Pamekasan (beritajatim.com) - Bupati Pamekasan Badrut Tamam mengajak insan pers agar menyajikan informasi cerdas, bergizi dan mendidik dalam menyongsong industri disrupsi dan era milenial yang identik dengan sebutan 4.0.

Hal itu disampaikan saat memberi sambutan dalam kegiatan Pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan yang digelar di Auditorium Hotel Odaita Jl Raya Sumenep, Kamis (6/12/2018) siang.

"Perlu kami sampaikan bahwa selama ini kami memang dekat dengan rekan-rekan wartawan, khususnya saat masih di DPRD Jatim. Dan peran media ini luar biasa, bisa merubah sejarah dan bahkan bisa membuat sejarah. Jadi tidak salah jika pers masuk sebagai bagian dari pilar demokrasi," kata Badrut Tamam.

Tidak hanya itu, di era disrupsi seperti saat ini banyak cara dilakukan dengan menggunakan media elektronik dan manfaatnya mulai dirasakan oleh masyarakat secara luas. "Misalnya orang yang tidak punya hotel, sekarang bisa berbisnis perhotelan (trevaloka), tidak punya mobil juga bisa berbisnis mobil (grab) dan lainnya," ungkapnya.

"Termasuk juga bertebaran informasi yang cenderung kontradiktif, bahkan kita justru tidak bisa membedakan mana berita yang benar dan mana berita yang salah. Jika hal itu terus terjadi, maka hal itu bakal menjadi indikasi kehancuran," tegasnya.

Penjelasan tersebut bukan tanpa alasan, sebab saat ini berbagai informasi yang bertebaran cenderung merugikan banyak pihak dan berdampak pada pola pikir masyarakat. "Saat ini banyak informasi berdasarkan persepsi, dibaca oleh orang lain menjadi keyakinan dan ujung-ujungnya menjadi penggerak. Sehingga mental dan sudut pandang masyarakat sangat dipengaruhi pemberitaan di media," jelasnya.

Dari itu pihaknya mengajak insan pers khususnya yang tergabung di organisasi profesi PWI Pamekasan, agar bersama-sama menyajikan informasi cerdas, bergizi dan mendidik. "Media harus menyampaikan informasi dari sumber aslinya, guna menghasilkan informasi yang sehat. PWI harus menjadi pelopor menyajikan informasi cerdas, bergizi dan mendidik seperti yang diatur dalam kode etik jurnalistik," imbuhnya.

"Karena jika kriteria tersebut dilakukan oleh rekan-rekan pers, tentu bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat. Sebaliknya, berita yang mengarah pada fitnah hanya menghambat pembangunan. Substansi pemberitaannya pun bisa hilang, dan hal ini jangan sampai terjadi," pungkasnya. [pin/suf]

Komentar

?>