Rabu, 19 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Bawaslu Jatim Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif Sukseskan Pemilu 2019

Rabu, 21 Nopember 2018 12:54:42 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Bawaslu Jatim Ajak Masyarakat Berpartisipasi Aktif Sukseskan Pemilu 2019

Pamekasan (beritajatim.com) - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur, Moh Amin mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) 2019 mendatang.

Hal itu disampaikan saat dirinya mengisi program Sosialisasi Peraturan Bawaslu Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pemantauan Pemilu yang digelar Bawaslu Pamekasan di Meeting Room Hotel Front One Jl Jokotole, Rabu (21/11/2018).

"Dalam kesempatan ini, kami hanya mau meneruskan apa yang disampaikan Ketua Bawaslu Pamekasan (Abdullah Saidi), bahwa peran serta masyarakat sangat penting untuk merealisasikan pemilu bermartabat dan berintegritas," kata Moh Amin.

Selain itu, pihaknya juga meluruskan berbagai opini yang berkembang seputar masa jabatan Komisioner Bawaslu. Termasuk perubahan dari nama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) menjadi Bawaslu. "Saat ini masa kerja Bawaslu selama lima tahun, berbeda dengan masa jabatan yang lama yang juga hanya beranggotakan sebanyak tiga orang saja," ungkapnya.

"Dengan perubahan status dari Panwaslu menjadi Bawaslu, tentu kita semua berharap perubahan ini bisa berdampak positif demi kebaikan pelaksanaan pemilu kedepan. Apalagi jumlah anggota komisioner juga bertambah menjadi lima orang (dari tiga orang jumlah anggota sebelumnya)," imbuhnya.

Hanya saja pihaknya menyampaikan jika pelaksanaan pemilu cenderung dilalui dengan tahapan politik uang atau yang biasa disebut money politic. "Memang kami akui bahwa proses demokrasi selalu diwarnai money politic, tapi tidak sekalipun pelaksanaan pemilu di Indonesia gagal. Bahkan hasilnya selalu sah, ada pemimpin yang terpilih dan selalu sah menjadi pemimpin," jelas pria asal Sumenep.

Dari itu peran aktif masyarakat sangat diperlukan dalam menghasilkan proses pemilu bermartabat dan berintegritas. "Secara personal pengawasan bisa bersifat partisipatif dari unsur individu, kalau ada lembaga bisa didaftarkan untuk menjadi pemantau dan pengawas pemilu," pungkasnya. [pin/ted]

Tag : pemilu 2019

Komentar

?>