Kamis, 15 Nopember 2018

Sarungan Bersama-sama, Wali Kota Malang Ingatkan Santri Terus Berjuang

Senin, 22 Oktober 2018 14:42:42 WIB
Reporter : Lucky Aditya Ramadhan
Sarungan Bersama-sama, Wali Kota Malang Ingatkan Santri Terus Berjuang

Malang(beritajatim.com) - Peringatan Hari Santri Nasional diperingati dengan berpakaian ala santri, yakni berpeci dan bersarung.

Pemandangan unik itu terlihat dalam apel peringatan hari Santri Nasional ke 3 di Balaikota Malang, Senin, (22/10/2018).

Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkot Malang diwajibkan meninggalkan pakaian dinas dan berganti pakaian ala santri.

Untuk laki-laki, menggunakan baju koko warna putih dan sarung. Untuk perempuan, baju putih dan berkerudung.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan apel pagi digelar bersama puluh santri dari berbagai pondok pesantren yang ada di kota Malang dalam rangka peringatan Hari Santri. Ia berpesan agar santri berjuang untuk negara Indonesia sesuai ikrar yang dibacakan saat apel pagi.

"Sesuai ikrar santri harus siap jiwa raga untuk bisa menjaga kesatuan Republik Indonesia atau bisa dikatakan NKRI harga mati sudah tidak bisa ditawar lagi," kata Sutiaji.

Sutiaji berharap ikrar santri mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, ikrar santri menjadi bukti bahwa santri tidak perlu diragukan lagi kesetiaanya dan jiwa naisonalismenya. Mereka siap menjaga kedaulatan negara.

"Para santri harus menjadi baris terdepan sebagai pembela Pancasila. Komitmen hubbul wathon minal Iman harus benar-benar bisa dijalankan dengan baik. Untuk itu, santri harus cerdas dan bisa menjadi filter terhadap masuknya informasi dan isu-isu yang merugikan," tandasnya. (luc/ted)

Tag : hari santri

Komentar

?>