Sabtu, 17 Nopember 2018

Ini Keluhan Petani Bawang ke Sandiaga Uno

Minggu, 21 Oktober 2018 21:18:44 WIB
Reporter : Misti P.
Ini Keluhan Petani Bawang ke Sandiaga Uno

Mojokerto (beritajatim.com)--Usai menyapa penjual dan pengunjung di Wana Wisata Air Panas di Desa Pasukan, calon Wakil Presiden nomor urut 2, Sandiaga Salahuddin Uno bertemu dengan para petani bawang di lapangan Desa Sajen, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (21/10/2018).

Perwakilan para petani di hadapan wakilnya Prabowo Subianto ini menyampaikan keluhannya selama ini.

"Sejak tahun 98, saya beralih ke bawang merah karena pemerintah impor bawang putih. Bibit bawang putih juga tidak bisa kontrol, harus ambil dari luar kota. Kami berharap ke depan ada penggadaan bibit," ujar salah satu petani bawang, Hasim.

Hal yang sama diungkap petani bawang yang lain, Wahib. Ia menyarankan agar pemerintah memberikan harga terhadap bawang yang beredar di pasaran.

"Bawang putih harganya bisa ditetapkan pemerintah. Masalah penanaman tidak ada masalah, tapi harga jual jadi masalah," tuturnya.

Sementara itu, petani bawang lainnya, Yasir, menjelaskan, jika saat ini petani bawang di Pacet dihadapkan dengan bawang putih impor. "kita juga kalah mutu karena bibit. Pemerintah harus mencari inovasi karena kita kalah di pasaran, baik budidaya dan pembibitan. Harus ada pendampingan," harapnya.

Sandiaga Uno langsung menanggapi permasalahan yang disampaikan kepadanya. "Terima kasih teman-teman, saya mendapat masukan dari petani bawang di sini. Bahwa ada beberapa kendala, harga bawang jatuh sekali. Jadi Rp3 ribu per kilogram, padahal biaya produksinya di atas itu," katanya.

Selain itu, lanjut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini, para petani juga mengeluhkan bibit dan membutuhkan pendampingan dalam keadaan yang sekarang sulit.

Menurutnya, Prabowo-Sandi sudah punya program-progran yang memastikan bahwa harga bawang tidak jatuh seperti sekarang ini.

"Jadi kita tetapkan sebuah harga yang Insya Allah petani juga merasakan keuntungannya, ada batas bawah dan batas atasnya, sehingga mereka bisa terus mengembangkan dan meningkatkan kesejahteraannya. Impor ini menghantam harga dan juga mengakibatkan petani ini tidak bisa bersaing," tegasnya.

Sehingga, lanjut Sandiaga Uno, hal tersebut yang diharapkan akan diubah di bawah kepemimpinan Prabowo-Sandi.

Sandiaga Uno menegaskan, jika Prabowo-Sandi lebih berpihak pada petani bawang, khususnya bawang merah, dan diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan para petani bawang.[tin/air]

Tag : pilpres 2019

Komentar

?>