Minggu, 18 Nopember 2018

10 Penerima Beasiswa Pramugari Masuki Tes Tahap Terakhir

Kamis, 18 Oktober 2018 10:05:42 WIB
Reporter : Ibnu F Wibowo
10 Penerima Beasiswa Pramugari Masuki Tes Tahap Terakhir

Surabaya (beritajatim.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerjasama dengan PT. Citilink melakukan seleksi calon penerima beasiswa pendidikan pramugari di Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Selasa (16/10/18). Sebanyak 45 calon pramugari mengikuti rangkaian tes mulai dari pengukuran tinggi badan dan berat badan serta interview.

Peserta yang telah lolos seleksi tersebut, kemudian mengikuti rangkaian tes lanjutan yang dilakukan langsung oleh Dewan Direksi PT. Citilink Indonesia di Ruang Kartini Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya.

Direktur Utama (Dirut) PT Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo mengatakan, Rabu (17/10/2018) PT. Citilink melakukan seleksi bagi calon penerima beasiswa pramugari. Kali ini, para peserta menjalani tes rekrutmen dan pemilihan tahap akhir. Menurutnya, animo anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu ternyata cukup besar untuk mengikuti seleksi beasiswa pramugari tersebut.

"Terpilih 10 orang, dan kemungkinan kalau masih ada waktu dan kesempatan kita akan ambil lagi 10 orang," kata Juliandra usai melakukan audiensi dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Balai Kota.

Nantinya, lanjut dia, peserta yang telah lolos seleksi calon pramugari akan menjalani pendidikan pramugari selama empat bulan di Garuda Training Center Jakarta. Selanjutnya, mereka akan mendapat otorisasi sebagai pramugari untuk terbang. "Jadi nanti akan kita didik menjadi pramugari yang berstandart sesuai Citilink," ujarnya.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya juga melakukan kerjasama dengan PT. Citilink, untuk menyediakan beasiswa pendidikan Pilot. Juliandra mengungkapkan, sebanyak empat orang penerima beasiswa yang telah lulus pendidikan kini telah resmi bekerja menjadi pilot di Citilink.

"Empat orang pilot sudah resmi menjadi penerbang di Citilink Indonesia dan satu orang lagi akan menyusul sekitar satu minggu. Tapi semua sudah lulus sekolah menjadi penerbang di Citilink," terangnya.

Wali Kota Surabaya menyambut baik kabar tersebut. Menurutnya, program beasiswa pendidikan pramugari maupun pilot bertujuan untuk mengentas kemiskinan. Khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. "Jadi tujuannya untuk mengentas kemiskinan. Karena kan gajinya besar. Dengan harapan nanti bisa membantu keluarganya," katanya.

Risma menyampaikan, sebelumnya Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan telah memberikan pembekalan bagi calon peserta penerima beasiswa pramugari. Bahkan menurutnya, beberapa anak yang mengikuti seleksi tersebut, telah memiliki keahlian bahasa asing. Seperti bahasa Mandarin dan Korea.

"Sebelumnya anak-anak ini ditrainingkan untuk penampilan, untuk percaya diri. Terus bahasa Inggris dikursuskan, diberikan tambahan. Jadi anak-anak ini lebih percaya diri," tutupnya. [ifw/suf]

Komentar

?>