Jum'at, 14 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Banyuwangi Deklarasi Media Bermartabat untuk Pemilu Berkualitas

Kamis, 11 Oktober 2018 14:10:53 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Banyuwangi Deklarasi Media Bermartabat untuk Pemilu Berkualitas

Banyuwangi (beritajatim.com) – Ribuan warga Banyuwangi menjadi saksi deklarasi gerakan nasional ‘Media Bermartabat untuk Pemilu Berkualitas’ di Gedung Seni dan Budaya (Gesibu) Blambangan, Rabu malam (10/10/2018).

Isi deklarasi tersebut salah satunya mengajak media dan warga untuk menciptkan pemilu yang damai, bersih, dan bermartabat  dan tidak menggunakan politik uang, menyebarkan fitnah, berita bohong, dan menggunakan isu SARA.

Deklarasi tersebut diikuti langsung oleh Ketua Dewan Pers Indonesia Yosep Stanley Adi Prasetyo, tokoh pers dan mantan Ketua MA Bagir Manan, Direktur Eksekutif Indonesia New Media Watch Agus Sudibyo, jurnalis senior yang juga mantan Wakil Dewan Pers Bambang Harymurti, dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Direktur Eksekutif Indonesia New Media Watch Agus Sudibyo mengatakan gerakan untuk menciptakan pemilu yang bermartabat mulai digencarkan oleh sejumlah masyarakat. Salah satu caranya adalah dengan santun bermedia sosial.

"Banyak pihak ingin menciptakan pemilu yang bermartabat. Media massa dan media sosial merupakan salah satu cerminan pemilu yang bermartabat,” ujarnya.

Agus juga mengajak agar warganet dan aktivis media sosial juga turut bijak bermedia sosial. Salah satunya dengan cara tidak mudah menyebar kabar bohong.

"Media menjadi ruang publik yang mencerahkan, oleh karena itu media jangan sampai menjadi sarana provokasi masyarakat," ujar pria yang juga menjabat sebagai Koordinator Kaukus Media dan Pemilu.

Menurut Agus, santun bermedia harus menjadi gerakan bersama di tahun 2019. Ia mengajak agar seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjadi media sosial sebagai sarana mempererat persaudaraan bukan justru menjadi ajang permusuhan.

Hal senada disampaikan tokoh pers Bagir Manan. Menurutnya media tidak cukup hanya sebagai penyampai informasi.

"Media harus berfungsi sebagai pemberi pencerahan, memberikan pendidikan pada masyarakat. Media harus turut aktif menciptakan masyarakat yang cerdas, arif dan bijaksana," ujar mantan Ketua Dewan Pers itu.

Acara deklarasi tersebut dipandu oleh sutradara nasional Garin Nugroho. Acara semakin meriah dengan hadirnya Sujiwo Tedjo yang memberikan dongeng kebangsaan lewat syair-syairnya yang menggelitik.

Sementara itu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan masyarakat harus mewaspadai berita hoaks yang banyak beredar menjelang Pemilu di 2019. Pembaca berita harus bijkasana dalam menyikapi sebuah berita dan memastikan validitas berita sebelum ikut membagikannya.

“Dari Banyuwangi kita mulai aksi melawan hoaks. Pada pemilu besok, pilihlah pemimpin yang mampu mensejahterakan rakyat,” pungkas Bupati Anas. (rin/ted)

Tag : pemilu 2019

Komentar

?>