Rabu, 12 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Caleg PKB Nabila Mondir Blusukan ke Pasar Sapi, Mau Apa?

Minggu, 23 September 2018 20:53:34 WIB
Reporter : Ainur Rohim
Caleg PKB Nabila Mondir Blusukan ke Pasar Sapi, Mau Apa?
Nabila Mondir (berbaju putih), bakal caleg PKB untuk DPR RI dapil Madura saat berada di Pasar Sapi Tanah Merah Bangkalan, Madura. [Foto: Air/bj.com].

Bangkalan (beritajatim.com)--Pasar sapi Tanah Merah di Kabupaten Bangkalan merupakan salah satu fasilitas ekonomi bisnis andalan di Pulau Madura, karena merupakan pasar sapi yang besar di Indonesia.

Operasional pasar sapi Tanah Merah Bangkalan setiap minggunya dilakukan pada hari Sabtu, di mana pedagang sapi dari seluruh penjuru Pulau Madura berkumpul pada hari itu. Pasar sapi Tanah Merah mampu menampung hingga 800 ekor sapi. Itulah mengapa pasar sapi Tanah Merah termasuk fasilitas ekonomi bisnis penting dan andalan di Madura.

Hadirnya pasar sapi Tanah Merah mampu menyokong perekonomian masyarakat Madura, khususnya Bangkalan, melalui perdagangan ternak sapi. Tapi, keberadaan pasar sapi ini sangat mempengaruhi akses kendaraan yang melewati jalur nasional depan pasar sapi Tanah Merah dari dan ke Bangkalan.

Calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI dari PKB dari Daerah Pemilihan (Dapil) Madura, Nabila Mondir, dalam pers rilisnya, Minggu (23/9/2018) malam, mengatakan, pasar sapi Tanah Merah satu lokasi dengan pasar kebutuhan rumah tangga. "Lokasinya strategis dan transaksi ekonomi yang berlangsung di sini cukup besar. Karena itu, ke depannya harus lebih diperhatikan dan lebih baik kondisi fisiknya," tegas Nabila.

Nabila yang sedang menempuh pendidikan magister (S-2) Ilmu Politik, FISIP Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini, mengutarakan, melihat nilai dan posisi strategis pasar sapi Tanah Merah, maka dia ingin datang langsung ke lokasi pusat perekonomian ini. "Saya ingin tahu langsung. Insya Allah jika saya dipercaya rakyat Madura dan terpilih sebagai anggota legislatif, masalah ini saya perjuangkan agar infrastrukturnya lebih baik lagi," tegasnya.

Selama berada di pasar sapi Tanah Merah, Nabila  sempat melihat-lihat dan berinteraksi dengan para pedagang dan peternak sapi. Tak segan-segan, gadis berkacamata ini berinteraksi dan berkomunikasi dengan para pedagang sapi. "Ya biar tahu langsung kondisi yang dirasakan pedagang dan peternak sapi di sini," tukasnya.

Setelah mendengar aspirasi dari para pedagang di pasar sapi ini, Nabila dengan cepat mampu melakukan mapping persoalan utama yang membutuhkan penyelesaian segera dari pasar sapi ini.

Apa itu? "Permasalahan utama pasar sapi Tanah Merah adalah akses bongkar muat sapi yang seharusnya dimaksimalkan, sehingga tidak berdampak pada akses jalan utama pasar Tanah Merah yang bersentuhan langsung dengan jalan arteri primer (jalan nasional)," katanya.

"Sebenarnya jalan untuk bongkar muat sapi sudah ada, tapi pengawasan sistem bongkar muat sapi belum berjalan dengan baik. Sehingga alternatifnya, pemerintah harus serius dalam mengelola fasilitas publik, seperti pasar sapi Tanah Merah, agar pasar sapi ini tetap eksist dan memberikan kontribusi lebih untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga Madura," ingat Nabila.

Pasar sapi Tanah Merah seluas sekitar 1 hektar. Pasar sapi ini posisinya sangat strategis bagi peternak dan pedagang sapi di Bangkalan dan 3 kabupaten lainnya di Pulau Madura. Karena setiap minggu dibuka pasar sapi dan peternak serta pedagang sapi menjajakan sapi dagangannya di pasar ini, dengan omset mencapai miliaran. "Ini pasar sapi besar di Madura," ujarnya.

Nabila mengingatkan kembali fasilitas publik yang mampu memberikan mata pencaharian bagi masyarakat Madura mesti dikelola secara maksimal. Sehingga memberikan dampak terhadap akses jalan dan juga pasar Tanah Merah itu sendiri.

"Saya berpandangan akses jalan menuju pasar sapi Tanah Merah pun juga harus diperbaiki, apalagi ini merupakan pasar sapi berskala besar. Diharapkan tak ada lagi jalan yang berlumpur atau becek," katanya.

Nabila percaya jika pembangunan infrastruktur dan sistem pengelolaan yang baik dilakukan, karena pasar sapi Tanah Merah mampu menunjang pertumbuhan ekonomi lebih baik bagi masyarakat Madura. "Semuanya kan mengarah pada tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Madura," tegas Nabila. [air]

Tag : pkb

Komentar

?>