Rabu, 12 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Bupati Faida: Pembatalan Tambang Emas Butuh Rekom Gubernur Jatim

Jum'at, 21 September 2018 18:34:44 WIB
Reporter : Oryza A. Wirawan
Bupati Faida: Pembatalan Tambang Emas Butuh Rekom Gubernur Jatim
Bupati Jember Faida.

Jember (beritajatim.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Timur memegang perang penting dalam pembatalan kawasan tambang emas di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Hal ini ditegaskan Bupati Faida, dalam sidang paripurna akhir Perubahan APBD 2018, di gedung DPRD Jember, Jumat (21/9/2018).

Sesuai Surat Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1802 K/30/MEM/2018, hutan di kawasan Silo resmi menjadi wilayah izin usaha eksplorasi pertambangan emas dengan sebutan Blok Silo. Dalam surat tertanggal 23 April 2018 itu, ada 38 titik eksplorasi di blok seluas 4.023 hektare tersebut.

Terbitnya keputusan tersebut langsung menuai protes. Bupati Faida pun menulis surat keberatan dan menemui Menteri ESDM Ignasius Jonan. "Bapak Menteri ESDM berkomitmen mencabut lampiran IV SK tersebut yang khusus soal Blok Silo. Dan karena SK itu atas rekomendasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, maka diperlukan surat rekomendasi dari Gubernur Jawa Timur untuk pencabutan SK tersebut. Dan kita sudah sepakati agar masyarakat tidak resah. (Dengan) terbitnya SK tersebut tidak akan dilakukan eksplorasi, karena masih memerlukan proses yang sangat panjang," katanya.

Faida mengatakan, tahapan selanjutnya adalah lelang. "Surat kemarin diterbitkan, diluncurkan agar tidak dilakukan proses lebih lanjut, agar tidak dilakukan lelang yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Lelang atas Blok Silo tidak akan terjadi," katanya.

"Selama tidak ada lelang, tidak akan pernah ada kegiatan eksplorasi. Target kita pertama adalah menghentikan agar tidak ada proses lelang. Yang kedua, pencabutan lampiran IV SK Menteri ESDM tersebut," kata Faida. [wir/but]

Tag : tambang emas

Komentar

?>