Rabu, 19 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Target PAD Parkir Turun, Dewan Minta Jukir Nakal Disanksi

Selasa, 18 September 2018 22:02:08 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono
Target PAD Parkir Turun, Dewan Minta Jukir Nakal Disanksi
foto: ilustrasi

Gresik (beritajatim.com)- Anggota DPRD Gresik meminta juru parkir atau jukir yang nakal diberi sanksi. Hal itu menyusul target pendapatan asli daerah (PAD) dari parkir menurun drastis.

Ketua Fraksi F-PPP Lilik Hidayati menyebut retribusi parkir seolah menjadi persoalan setiap tahun. Penataannya amburadul. Potensi pendapatannya tidak terencana dengan baik. "Penurunan target menjadi bentuk ketidakmampuan dinas terkait," tuturnya, Selasa (18/9/2018).

Lusi Kustiani dari F-Partai Golkar berpendapat, pendapatan daerah dari sektor retribusi sejatinya bisa dioptimalkan. Termasuk parkir tepi jalan. Sebelum P-APBD, parkir tepi jalan ditarget Rp 5 miliar. "Setelah dilakukan perubahan ada penurunan Rp 3,2 miliar," ungkapnya.

Sementara, F-PAN menyoroti penurunan target pendapatan pajak parkir. Awalnya, penerimaan pajak parkir ditarget Rp 5,5 miliar. Setelah P-APBD, targetnya diturunkan Rp 2,7 miliar menjadi Rp 2,8 miliar. "Dimana keseriusan pemerintah dalam hal ini," jelas M Reban.

Hal senada dilontarkan Mujid Ridwan dari Fraksi PDI-P. Dia menilai retribusi parkir tepi jalan umum masih bisa ditingkatkan lagi. Partai berlambang banteng ini meminta pemerintah bersikap tegas terhadap juru parkir (jukir) yang nakal. "Kami minta Bupati Gresik segera memberi sanksi agar target retribusi parkir bisa meningkat dari tahun ke tahun," ucapnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Gresik, Moch Qosim menyatakan akan berkoordinasi dengan Bupati Sambari Halim Radianto terkait dengan permasalahan itu. "Sebagai pelaksana program dan kegiatan, kita akan segera menyusun penjelasan dan jawaban untuk segera disampaikan," pungkasnya. [dny/suf]

Komentar

?>