Rabu, 12 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Sukses Antar Khofifah Jadi Gubernur, Haji Masnuh Didorong Maju Pilbup Sidoarjo 2020

Selasa, 18 September 2018 17:51:01 WIB
Reporter : Ibnu F Wibowo
Sukses Antar Khofifah Jadi Gubernur, Haji Masnuh Didorong Maju Pilbup Sidoarjo 2020

Sidoarjo (beritajatim.com) – Meski Pemilihan Bupati (Pilbup) Sidoarjo masih di tahun 2020, tapi isu itu sudah mulai jadi perbincangan. Termasuk sejumlah kandidat yang dinilai layak berkontestasi.

Apalagi pertarungan di salah satu wilayah basis pemilih Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu disebut-sebut bakal sengit, mengingat Bupati Saiful Ilah tidak bisa maju lagi karena sudah dua periode menjabat.

Siapa paling layak? Menurut mantan Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jatim, KH M Roziqi, dari sejumlah tokoh yang bakal menjadi kandidat, Haji Masnuh dinilai paling tepat untuk memimpin Sidoarjo pasca Saiful Ilah.

"Pak Haji Masnuh ini kan punya pengalaman panjang, mulai dari ikut Gus Dur, kemudian bersama Bu Khofifah. Kalau beliau berkenan maju saya kira bagus, kita akan dukung," katanya, Selasa (18/9/2018).

Selain pengalaman, kata Roziqi, Masnuh juga dekat dengan kiai dan diharapkan bisa menata perekonomian karena berlatar belakang pengusaha. "Kemudan dari sisi logistik, saya kira kalau untuk pencalonan bupati lebih dari cukup," katanya.

Tak sekadar mendorong, Roziqi juga siap jika diminta masuk tim pemenangan karena Sidoarjo memang membutuhkan perubahan. Apalagi sebagai daerah hinterland, kelasnya hampir sama dengan Surabaya.

"Kalau diminta saya siap. Gus Hans (KH Zahrul Azhar As’ad, Jubir Khofifah-Emil) saya kira juga siap," ujar pria yang juga ketua tim pemenangan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim itu.

Roziqi juga tak mempersoalkan, andai di 2020 nanti lawan yang dihadapi keluarga Saiful Ilah atau Wabup saat ini, Nur Ahmad Syaifuddin (Cak Nur). "Semua tergantung ikhtiar kita. Kalau benar-benar, lahir batin, insya Allah bisa (menang)," katanya.

Terlebih Masnuh sukses mengantarkan Khofifah-Emil menang telak (selisih 11,75 persen) di Sidoarjo saat Pilgub Jatim lalu. "Kalau melihat infrastukturnya kemarin, beliau ini sangat cukup. Bu Khofifah-Mas Emil menang besar di Sidoarjo karena ketua timnya beliau," ucapnya.

"Kalau itu bisa ditata kembali, harapan untuk menang tetap besar. Pemilih Bu Khofifah-Mas Emil kemarin itu tinggal diramut, dialihkan menjadi pemilihnya Pak Haji Masnuh, insyaallah menang."

Apakah Khofifah merestui kalau Haji Masnuh maju di Pilbup Sidoarjo? "Tergantung pendekatan beliau. Kalau Pak Haji Masnuh yang bersangkutan matur sendiri ke ibu, insyaallah direstui," katanya.

Sebelumnya, dalam banyak kesempatan, Masnuh enggan mengomentari terkait namanya yang muncul sebagai kandidat di Pilbup Sidoarjo 2020. Namun Roziqi tetap optimistis, "Namanya orang, kalau banyak yang mendorong, biasanya ndak kuat untuk tidak maju," ujar Roziqi sambil tersenyum. [ifw/kun]

Berita Terkait

    Komentar

    ?>