Minggu, 21 Oktober 2018

Ali Masyhar: Banyuwangi Top!

Kamis, 13 September 2018 09:02:30 WIB
Reporter : Rindi Suwito
Ali Masyhar: Banyuwangi Top!
Kepala Perwakilan SKK Migas Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, Ali Masyhar

Banyuwangi (beritajatim.com) - Kepala Perwakilan SKK Migas Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, Ali Masyhar, menyatakan Banyuwangi daerah yang luar biasa. Selain memiliki program kebijakan, inovasi yang baik, juga dipimpin oleh seorang bupati yang bijak, energik dan revolusioner.

Hal itu disampaikan Ali saat bertatap muka dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Menurutnya, banyak hal yang mesti dipetik dari kegiatan di ujung timur Pulau Jawa ini.

"Banyuwangi menjadi ngetop di luar, sehingga agenda rutin ini ada yang mengusulkan dilaksanakan di sini. Kita juga ingin bagaimana daerah ini dikelola dan dimanage dengan baik, setelah ke Banyuwangi, kita tahu disini memang top. Setelah dari sini kita pengen mengambil inspirasi mengelola kegiatan begitu baik di tempat kita, walaupun kondisinya berbeda," katanya, Kamis (13/9/2018).

Ali Masyhar secara khusus memberikan apresiasi pada sosok Bupati Anas. Dirinya, mengakui kepemimpinannya dalam mengelola daerah terbukti hingga di kancah nasional dan internasional.

"Kita tahu berbagai penghargaan diterima oleh Banyuwangi. Ini membuktikan jika daerah ini memang berpotensi dan diakui oleh dunia. Tak hanya dalam segi pariwisata yang terkenal, tapi kebijakan pemerintahannya juga demikian. Di bidang pariwisata, Banyuwangi sudah mendapat tempat di dunia Internasional dengan menyaber penghargaan, begitu juga pemerintahan kita tahu juga mendapat SAKIP dengan predikat A," ungkapnya.

Selama di Banyuwangi, lanjut Ali, banyak hal yang dapat diraih. Selain inspirasi kebijakan tentunya juga program dan inovasi yang dijalankan. "Banyuwangi sangat menginspirasi. Kami sangat terlambat datang ke sini, karena sudah banyak pemda yang datang untuk ngaji ke tempat ini," ujarnya.

Bagi Banyuwangi, kedatangan berbagai elemen kelompok praktisi maupun kalangan pemerintahan menjadi sesuatu yang mendukung Meeting, incentives, conferences, dan exhibition (MICE) di Indonesia. Selain itu juga menjadi sebuah kepercayaan dan apresiasi khusus bagi daerah ini.

"Dengan pertemuan yang dihelat SKK Migas ini bisa semakin meningkatkan perhatian publik untuk menggelar ajang serupa di Banyuwangi," ujarnya.

Dalam waktu dekat, Kementerian Keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan, dan sejumlah BUMN serta swasta juga menggelar pertemuan di Banyuwangi.

"Saya dapat info, sudah cukup banyak lembaga yang akan bikin pertemuan, rapat, gathering dan sejenisnya di Banyuwangi sampai akhir 2018," ujarnya.

Anas berharap Banyuwangi bisa dilirik sebagai tujuan wisata MICE. "Hotel-hotel berbintang baru sudah beroperasi, hall-nya bisa menampung ribuan orang, jadi mari bikin pertemuan di Banyuwangi. Apalagi ada banyak atraksi wisata di Banyuwangi Festival yang menghibur," ujar Anas.

Anas menambahkan, dengan penerbangan langsung dari Jakarta dan Surabaya, dua kota terbesar di Indonesia, Banyuwangi bisa lebih mudah menggaet calon wisatawan MICE. "Tentu harga di Banyuwangi lebih kompetitif ketimbang Bali dan Surabaya. Itu salah satu keunggulan kami," pungkasnya. [rin/suf]

Komentar

?>