Rabu, 22 Agustus 2018

Mampukah Sandiaga Uno Raup Suara Millenials?

Sabtu, 11 Agustus 2018 09:14:16 WIB
Reporter : Ibnu F Wibowo
Mampukah Sandiaga Uno Raup Suara Millenials?
Foto: Detik.com

Surabaya (beritajatim.com) - Pada Pilpres 2019, Presiden Jokowi telah memilih KH Ma'ruf Amin untuk menjadi Cawapres bagi dirinya. Di sisi kubu pesaing, Prabowo Subianto memilih Sandiaga Uno untuk mendampinginya. Dari 4 nama diatas, hanya Sandiaga Uno lah peserta Pilpres 2019 yang boleh dibilang berusia muda.

Meski begitu, mampukah sosok yang sukses membesarkan Saratoga dan saat ini tengah menjabat sebagai Wagub DKI Jakarta ini meraup suara millenials yang disebut menjadi kunci kemenangan pada Pilpres 2019 kali ini.

Pakar komunikasi publik asal Unair Suko Widodo berpendapat jika saat ini sesungguhnya suara kamu millenials hampir bisa dipastikan sudah merapat ke kubu Jokowi. Meskipun demikian, Sandiaga Uno yang boleh disebut lekat dengan millenials memiliki kans kuat untuk bisa merebut suara mereka.

"Gaya Sandiaga serta personality sangat lekat dengan millenials. Tentu ini jadi modal besar bagi Sandiaga untuk meraup suara para millenials dan pemilih rasional," ujar Suko.

"Sandi akan lebih diperankan sebagai profesional yang dipercaya mengelola pemerintahan dan pembangunan ke depan; serta diharapkan mampu meraup suara kaum milenials dan profesional," jelasnya.

Senada, Direktur Surabaya Survey Center (SSC) Mochtar W. Oetomo juga memiliki pandangan yang tidak jauh berbeda. Menurut Mochtar, sosok Sandiaga Uno memiliki modal yang kuat untuk meraup ceruk suara millenials.

"Sandi memiliki kekuatan dari sosok dia yang muda mampu membidik pemilih milenial apalagi sandi dekat dengan pemilih milenial kemudian memiliki gaya hidup milenial dan memahami milenial. Disamping kekuatan modal yang dia miliki dan juga kekuatan popularitas pasca kemenangan Pilgub," jelas Mochtar.

Lebih lanjut, pria yang juga akademisi asal Universitas Trunojoyo Madura itu juga mengungkapkan jika posisi KH. Ma'ruf Amin yang menjadi Cawapres Jokowi juga turut menjadi energi tambahan Sandiaga Uno untuk bisa meraih suara millenials.

"Usia generasi millenials jelas tidak begitu banyak mengenal Ma'ruf Amin. Sehingga narasi kemudaan kreatifitas menjadi tidak bisa dikembangkan. Jumlah pemilih milenial 40 juta lebih, ini menjadi sisi lemah Ma'ruf Amin," pungkas Mochtar. [ifw/kun]

Tag : pilpres

Komentar

?>