Senin, 22 Oktober 2018

Ini Gugatan Tim Kuasa Hukum Kholifah di MK

Jum'at, 27 Juli 2018 22:19:38 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Ini Gugatan Tim Kuasa Hukum Kholifah di MK

Pamekasan (beritajatim.com) - Tim kuasa hukum pasangan Kholilurrahman dan Fathor Rohman (Kholifah) melayangkan dua poin gugatan dalam sengketa pilkada Pamekasan yang disidangkan di Kantor Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta, Jumat (27/7/2018).

Kedua poin gugatan tersebut meliputi dugaan adanya praktik politik uang (money politic) dan coblos ganda pada pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tingkat kabupaten yang digelar serentak di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam, Rabu (27/6/2018).

Bahkan tim kuasa hukum pasangan nomor urut 2 pilkada Pamekasan, juga meminta Hakim MK untuk membatalkan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 52 tentang hasil rekapitulasi manual perolehan suara pilkada Pamekasan 2018.

"Dari itu kami memohon majelis hakim mengabulkan permohonan atas keberatan tersebut, dan menyatakan tidak sah terhadap berita acara pelaksanaan pilkada. Serta membatalkan keputusan KPU Nomor 52," kata salah satu kuasa hukum pasangan Kholifah, berdasar record yang diterima beritajatim.com.

Tidak hanya itu, tim kuasa hukum pasangan Kholifah juga berharap Majelis Hakim MK mengabulkan permohonan yang disengketakan dengan berbagai permohonan yang diajukan tim kuasa hukum. Salah satu di antaranya putusan maksimal berupa Pemungutan Suara Ulang (PSU).

"Gugatan kami agar mejelis hakim memerintahkan termohon (KPU Pamekasan) untuk mendiskualifikasi pemenang nomor urut 1 (pasangan Badrut Tamam dan Raja'e atau yang akrab disebut Berbaur) sehingga pasangan nomor urut 2 mendapat perolehan suara terbanyak. Jadi harus PSU," pintanya.

Berdasar hasil rekapitulasi manual Pilkada Serentak 2018 yang digelar KPU Pamekasan di Gedung PKP RI Jl Kemuning, Kamis (5/7/2018) lalu. Pasangan Berbaur unggul dari pasangan Kholifah dengan selisih sebanyak 29.142 suara.

Pasangan Berbaur mengumpulkan sebanyak 257.738 suara dan pasangan Kholifah meraih sebanyak 228.596 suara. Jumlah tersebut meliputi sebanyak 486.334 suara sah, sebanyak 12.744 suara tidak sah dari jumlah total sebanyak 499.078 suara.

Jumlah total surat suara terpakai pada pelaksanaan pilkada 2018, Rabu (27/6/2018) lalu. Tercatat sebanyak 680.392 pemilih yang tercover dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), meliputi sebanyak 328.430 laki-laki dan sebanyak 351.962 perempuan yang tersebar di 1.583 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 178 desa dan 11 kelurahan di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan. [pin/suf]

Komentar

?>