Rabu, 22 Agustus 2018

KBIH Lumajang Diduga Lakukan Pemalsuan Dokumen untuk Persyaratan Haji

Jum'at, 27 Juli 2018 22:08:54 WIB
Reporter : Dyah Ayu Setyorini
KBIH Lumajang Diduga Lakukan Pemalsuan Dokumen untuk Persyaratan Haji

Surabaya (beritajatim.com) - Sebanyak 16 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Lumajang sedang diproses ulang karena ditemukan dokumen persyaratan haji palsu.

Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Jatim, Faridul Ilmi, menjelaskan modus yang digunakan dengan melakukan pemalsuan Kartu Keluarga dan Surat Nikah untuk mengisi form calon jamaah penggabungan.

"Memang ada banyak dokumen persyaratan yang tidak sesuai, ada penggabungan dokumen  supaya bisa cepat berangkat sebagai wali, sebagai istri atau anak bapak," ujar Faridul, Jumat, (27/7).

Pada dasarnya, diantara jemaah yang dokumennya dipalsukan seharusnya berangkat pada 2022-2023.

Faridul mengatakan bahwa para jemaah yang terlibat pemalsuan dokumen tersebut nantinya akan dikembalikan pada nomer porsinya masing-masing.

"Mereka rata-rata jemaah tahun 2022-2023 dan akan dikembalikan ke nomor porsi awal mereka," tambahnya

Rata-rata JCH ini menurut Faridul, merupakan orang desa yang percaya pada KBIHnya, mereka hanya minta supaya cepat berangkat dan pihak KBIH yang membuat cara seperti ini.

"Saya rasa mereka hanya orang desa yang tidak tahu bagaimana proses dan prosedur haji sebenarnya, mereka minta cepat kemudian KBIH yang membuat caranya. Ini telah diselidiki dan jika memang KBIH yang curang, tentunya akan diproses pihak yang berwajib," pungkasnya. [adg/ted]

Tag : haji

Komentar

?>