Minggu, 16 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Partai Garuda Zero Caleg di Kabupaten Malang

Rabu, 18 Juli 2018 19:34:51 WIB
Reporter : Brama Yoga Kiswara
Partai Garuda Zero Caleg di Kabupaten Malang

Malang (beritajatim.com) - Partai Garuda di Kabupaten Malang dipastikan tidak mendaftarkan Calon Legislatif (Caleg) dalam Pileg 2019 mendatang. Zero atau tidak ada seorang pun yang mencalonkan diri dari Partai Garuda, disampaikan langsung Ketua KPUD Kabupaten Malang, Santoko, Rabu (18/7/2018).

Hingga pendaftaran ditutup Selasa (17/7/2018) pukul 00.00 wib, hanya 15 parpol yang mendaftarkan diri ke KPUD setempat. Satu parpol yakni Partai Garuda, setelah ditunggu hingga batas waktu pendaftaran Caleg ditutup, tak ada satupun bakal Caleg dari Partai Garuda yang mendaftar.

“Partai Garuda tidak memiliki bakal Caleg di Pileg 2019 mendatang. Karena sampai batas waktu pendaftaran kita tutup, Partai Garuda tidak mendaftarkan bacalegnya,” tegas Santoko.

Kata dia, secara keseluruhan terdapat 652 bakal calon legislatif DPRD Kabupaten Malang, sudah didaftarkan 15 Parpol ke KPU.

Rinciannya, 352 Bacaleg laki-laki dan 300 Bacaleg perempuan atau keterwakilan perempuan mencapai 46 persen.

“Dari 15 Parpol yang telah mendaftarkan Bacaleg ke KPU Kabupaten Malang ada 5 Parpol yang jumlah pendaftar Caleg tidak sampai maksimal 50 calon. Yakni Partai Hanura 45 Bacaleg, Partai Perindo 44 Bacaleg, PKPI 15 Bacaleg, Partai Bulan Bintang 32 Bacaleg, dan Partai Solidaritas Indonesia 16 Bacaleg,” beber Santoko.

Sedangkan 10 Parpol lain, lanjut Saantoko, mendaftarkan Bacaleg dalam jumlah maksimal 50 Bacaleg. Para Bacaleg tersebut tersebar di 7 daerah pemilihan di Kabupaten Malang. Dimana untuk 6 Dapil masing-masing memperebutkan 7 kursi DPRD Kabupaten Malang dan 1 Dapil memperebutkan 8 kursi DPRD.

"Pembagian kursi di setiap Dapil tersebut lebih didasarkan pada jumlah penduduknya," tegas Santoko.

Masih kata Santoko, parpol masih memiliki kesempatan untuk mengganti Bacalegnya apabila dalam berkas pendaftaran setelah dilakukan penelitian dan verifikasi dinyatakan  tidak memenuhi persyaratan sesuai peraturan dan ketentuan KPU RI.

"Masih ada tahapan waktu tersendiri untuk pergantian Bacaleg itu," urainya. [yog/but]

Tag : pemilu

Komentar

?>