Senin, 10 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Golkar Non-aktifkan Eni Maulani dari Partai dan Fraksi

Minggu, 15 Juli 2018 17:07:10 WIB
Reporter : Hendra Brata
Golkar Non-aktifkan Eni Maulani dari Partai dan Fraksi

Jakarta (beritajatim.com) - Partai Golkar memutuskan untuk langsung menonaktifkan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih dari partai dan fraksi di DPR. Keputusan ini diambil menyusul ditetapkannya Eni sebagai tersangka dan ditahan penyidik KPK.

"Setelah mendengarkan penjelasan KPK, Jumat (14/6/2018) atas kasus yang menimpa Sdr EMS (Eni Maulani Saragih, red) yang telah ditetapkan sebagai tersangka, kami menonaktifkan Saudari EMS dari segala jabatan apapun yang melekat dalam kapasitasnya dalam Partai Golkar maupun dalam jabatan di Fraksi," kata Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily dalam pesan singkatnya yang diterima beritajatim.com, Minggu (15/7/2018).

Dia mengakui, partainya sangat prihatin atas kasus hukum yang menimpa Eni Maulani. Golkar pun menyerahkan pada proses  hukum atas kasus yang dijalaninya. Menurutnya, Golkar juga telah meminta yang bersangkutan untuk dapat kooporatif kepada penegak hukum.

Ace menambahkan, sesungguhnya Partai Golkar sudah mengingatkan kepada seluruh Pengurus Partai Golkar dan Anggota FPG DPR RI untuk mewujudkan tagline “Golkar  Bersih” sebagaimana komitmen Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.
Komitmen itu ditegaskan juga dalam Pakta Integritas yang ditandatangani Pengurus DPP Partai Golkar untuk tidak melakukan tindakan melanggar hukum, termasuk melakukan tindakan korupsi. Untuk memperkuat komitmen itu, bagi anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI telah diingatkan dengan Surat Pimpinan FPG DPR RI tertanggal 17 Mei 2018 yang melarang para Anggota Fraksi Partai Golkar untuk tidak korupsi dan menerima suap.

Dia pun kembali menginstruksikan kepada seluruh kader Partai Golkar, baik pengurus, Anggota Fraksi Partai Golkar maupun seluruh kader yang menduduki jabatan di Pemerintahan, untuk tidak melakukan tindakan korupsi menjelang Pemilihan Legislatif dan Pilpres 2019. "Kami tidak akan mentoleransi pihak-pihak yang terlibat tindakan korupsi tersebut," tegas Ace. (hb/kun)

Tag : korupsi golkar

Komentar

?>