Jum'at, 16 Nopember 2018

Sukses Pilkada Serentak, Wakil Bupati Mojokerto Harapkan Sukses Juga di Pilpres dan Pileg 2019

Kamis, 12 Juli 2018 18:59:13 WIB
Reporter : Misti P.
Sukses Pilkada Serentak, Wakil Bupati Mojokerto Harapkan Sukses Juga di Pilpres dan Pileg 2019

Mojokerto (beritajatim.com) - Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi menghadari Rapat Koordinasi dan Silaturahmi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mojokerto di ruang rapat Makodim 0815 Mojokerto. Orang dua di Kabupaten Mojokerto ini berharap, Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 di Kabupaten Mojokerto berjalan sukses.

Wakil Bupati bersyukur atas terciptanya suasana kondusif selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 Juni 2018 lalu di Kabupaten Mojokerto berjalan sukses. Masih kata Wakil Bupati, semua tidak lepas dari dukungan semua stakeholder, termasuk semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. 

"Pilkada serentak pada 27 Juni lalu telah kita lalui dengan aman dan kondusif, tentu dengan dukungan semua stakeholder. Selanjutnya yakni Pileg dan Pilpres dilaksanakan bersamaan pada 2019 nanti, kita juga berdoa agar hasilnya bisa sama kondusif dan aman," tutur Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, Kamis (12/7/2018).

Wakil Bupati menambahkan, banyak hal bisa terjadi karena kegiatan tersebur melibatkan seluruh komponen masyarakat dengan kepentingan berbeda. Sehingta diperlukan penegakan hukum terpadu di wilayah hukum Kabupaten Mojokerto.

"Semua potensi bisa saja terjadi, penting untuk senantiasa menegakkan hukum terpadu di wilayah hukum Kabupaten Mojokerto. Saya mengajak semua elemen masyarakat, untuk menciptakan suasana aman selama tahapan pemilihan berlangsung," katanya.

Mulai pendaftaran calon, kampanye sampai puncak kegiatan yakni pelantikan Anggata DPRD, DPD serta Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Sehingga Wakil Bupati berharap pada Pilpres dan Pileg pada 2019 mendatang di Kabupaten Mojokerto juga berjalan sukses.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Mojokerto, Edy Taufiq dalam laporan sambutannya mengatakan, FKUB sebagai wadah dan bentuk keterwakilan seluruh agama. Suasana yang kondusif dan tentram, bisa tercipta salah satunya karena kerukunan umat beragama. "Kejadian terkait konflik keagamaan di Kabupaten Mojokerto, hampir tidak ada atau zero," ujarnya.

Sehingga pihaknya bertekad melalui FKUB, konflik dan gesekan-gesekan tidak sampai pecah dan merugikan. Karena, lanjut Edy, suasana kondusif dan aman, salah satunya tercipta karena rukunnya umat beragama.[tin/kun]

Komentar

?>