Selasa, 20 Nopember 2018

Legislator Pamekasan Minta Kades Segera Bentuk BUMDes

Kamis, 12 Juli 2018 10:05:52 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Legislator Pamekasan Minta Kades Segera Bentuk BUMDes

Pamekasan (beritajatim.com) - Legislator Pamekasan Ismaail meminta kepala desa (kades) di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam, agar segera membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) guna meningkatkan pemberdayaan masyarakat.

Hal itu disampaikan menyusul banyaknya desa yang belum memiliki BUMDes. Tercatat dari sebanyak 178 desa yang tersebar di Pamekasan, baru sekitar 50 desa yang sudah membentuk dan memiliki BUMDes. Sementara sisanya justru belum merealisasikan sesuai dengan regulasi yang ditetapkan sejak awal 2018 lalu.

"Kami meminta agar desa yang belum memiliki BUMDes segera dibentuk, karena hal itu merupakan potensi desa sekaligus merealisasikan sesuai dengan regulasi tentang desa. Sementara yang sudah terbentuk (BUMDes) agar segera dikembangkan sesuai dengan jenis usahanya," kata Ismail, Kamis (12/7/2018).

Anggota legislatif yang juga tercatat sebagai Ketua Komisi I DPRD Pamekasan tersebut menilai, pemberdayaan masyarakat desa harus benar-benar bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Terlebih dengan adanya program Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD).

"Dengan adanya DD dan ADD yang dikelola langsung oleh pemerintah desa, tentunya harus benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat di tingkat desa. Sehingga mereka bisa merasakan pemberdayaan di berbagai sektor, khususnya di sektor ekonomi dan kesejahteraan," ungkap politisi muda Partai Demokrat.

Sebelumnya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan Ach Faisol menyampaikan minimnya potensi Sumber Daya Manusia (SDM) di tingkat desa menjadi salah satu faktor belum terbentuk nya BUMDes di mayoritas desa.

"Salah satu faktor yang membuat BUMDes belum terbentuk adalah faktor SDM, misalnya pengelolaan keuangan, manajemen usaha di tingkat desa dan beberapa faktor lainnya. Karena bagaimanapun SDM ini sangat penting dalam terbentuknya BUMDes," kata Faisol.

Dari itu pihaknya meminta kepada para pendamping desa agar mampu mendorong kades yang belum membentuk BUMDes agar segera direalisasikan. "Jadi kita juga meminta para pendamping desa agar mendorong para kades agar segera membentuk BUMDes, apalagi Peraturan Daerah (Perda) tentang BUMDes sudah diresmikan 8 Juli 2017 lalu," pungkasnya. [pin/kun]

Komentar

?>