Minggu, 18 Nopember 2018

Awas! 187 TPS di Kota Kediri Rawan Pelanggaran

Senin, 25 Juni 2018 22:43:45 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
Awas! 187 TPS di Kota Kediri Rawan Pelanggaran

Kediri (beritajatim.com) – Pilkada serentak 2018 tinggal dua hari lagi. Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Kediri meminta masyarakat ikut mengawasi penyelenggaraan pesta demokrasi lima tahunan ini. Pasalnya, panwaslu menemukan ratusan Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan terjadi pelanggaran.

Data pasti Panwaslu Kota Kediri menyebutkan, dari total 485 TPS di Kota Kediri, sebanyak 187 diantaranya masuk kategori rawan. Artinya, hampir 40 persen TPS perlu mendapatkan pengawasan oleh semua pihak agar kerawanan dapat diminimalisir, syukur-syukur ditiadakan.

Menurut Mansur, selaku Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kota Kediri, ratusan TPS rawan tindak pelanggaran tersebar merata di tiga wilayah kecamatan di Kota Kediri yang meliputi, Kecamatan Pesantren, Kota dan Mojoroto. Paling utama, sebut Mansur, TPS yang berada di dekat rumah pasangan calon wali kota dan wakil Walikota Kediri.

"Yang juga jadi kerawanan aksesbilitas dan disabilitas. Kerawanan tersebut bisa menimbulkan hak pilih seseorang menjadi hilang jika sulit diakses.Dan C6 yang dalam pendistribusian belum terdistrbusikan dari beberapa TPS dan paling utama pengawasan pada TPS yang berada di dekat rumah paslon ataupun dekat dengan tim relawan," ujarnya di Kantor Panwaslu Kota Kediri, Senin (25/6/2018).

Untuk mencegah terjadinya pelanggaran di TPS-TPS yang sudah terpetakan tersebut, Panwaslu memiliki sebuah program, yaitu patroli sejak memasuki masa tenang hingga menjelang hari pencoblosan mendatang. Patroli dititik fokuskan pada praktek politik uang atau money politic.

"Besok malam kita akan bareng berpatroli dengan pihak kepolisian untuk meminimalisir kerawanan hingga menyebabkan pelanggaran, utamanya pelanggaran SARA maupun money politic, khususnya di TPS yang dekat dengan rumah paslon dan tim kampanye," pungkas Mansur.

 Untuk diketahui, ada dua hajat besar dalam momentum Pilkada serentak 2018 di Kota Kediri. Yaitu, Pilihan Gubernur Jawa Timur dan Pilihan Wali Kota Kediri. Pilgub Jatim diikuti dua paslon yakni, nomor urut satu Khofifah Indar Parawansa berpasangan dengan Emil Elistianto Dardak dan paslon nomor urut dua Saifullah Yusuf berpasangan dengan Puti Guntur Soekarno.

Sedangkan Pilwali Kediri diikuti oleh tiga kontestan. Untuk paslon nomor urut satu Aizzudin Abdurrahman-Sudjono Teguh Wijaya, paslon nomor urut dua Abdullah Abu Bakar–Lilik Muhibbah dan paslon nomor urut tiga, Samsul Ashar–Teguh Juniadi. [nng/suf]

Komentar

?>