Rabu, 12 Desember 2018
Dibutuhkan Wartawan untuk wilayah Nganjuk Syarat: 1.Pendidikan S1 (semua jurusan) 2. Usia Maksimal 28 Tahun 3. Memiliki SIM C 4. Punya Pengalaman Jurnalistik 5. Punya Pengalaman Organisasi Kirim Lamaran dan CV ke beritajatim@gmail.com

Antara Maklumat Demokrat dan Komitmen 12 Januari 2013

Minggu, 24 Juni 2018 22:48:10 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
Antara Maklumat Demokrat dan Komitmen 12 Januari 2013

Surabaya (beritajatim.com)--Menjelang pelaksanaan coblosan Pilgub Jatim yang kurang 3 hari lagi tensi politik bergerak meninggi. Saat ini beredar viral di media sosial dan group percakapan WhatsApp sebuah surat edaran Partai Demokrat yang berisi ajakan Ketua Partai Demokrat Jatim Soekarwo (Pakde Karwo) untuk memilih Calon Gubernur Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak.

Surat yang ditandatangani Pakde Karwo itu bertanggal 23 Juni 2018. Sekretaris Partai Demokrat Jatim Renville Antonio membenarkan surat tersebut.

Berbarengan dengan itu, beredar juga ikrar dan janji Pakde Karwo di hadapan para masyayikh dan kiai-kiai sepuh di Ponpes Al-Falah, Ploso-Kediri, Januari 2013 silam.

Salah satu isi ikrar Pakde Karwo adalah mempersiapkan dan mendukung Saifullah Yusuf (Gus Ipul) untuk menjadi Gubernur Jawa Timur. Ikrar kesepakatan itu bermaterai dan ditandatangani Pakde Karwo serta lima kiai sepuh, yaitu KH Zainuddin Djazuli, KH Nurul Huda Djazuli, KH Idris Marzuki, KH Anwar Manshur, dan KH Anwar Iskandar.

Pada saat bersamaan juga beredar foto Pakde Karwo menyerahkan kertas berisi ikrar janji tersebut kepada para masyayikh dan kiai sepuh. Momen itu terjadi pada 12 Januari 2013, ketika Pakde Karwo berharap restu para kiai saat akan maju Pilgub Jatim 2013 bersama Gus Ipul.

"Saya adalah saksi hidup janji Pakde Karwo kepada para masyayikh dan kiai sepuh. Surat aslinya ada, foto penyerahan surat janji itu juga ada," kata Dr KH Ahmad Fahrur Rozi, pengasuh Pesantren An Nur Bululawang I, Malang yang juga Ketua Ikatan Gus-gus Indonesia (IGGI) Jawa Timur kepada wartawan di Waroeng Kauman Surabaya, Minggu (24/6/2018) malam.

Gus Fahrur mengaku mendapat banyak pertanyaan dari para kiai sepuh di Jawa Timur yang selama ini tulus mendukung Pakde Karwo dalam sepuluh tahun terakhir.

”Para kiai sepuh bertanya, apa benar Pakde Karwo membuat surat edaran Partai Demokrat itu?" ujarnya.

Gus Fahrur mengatakan, sampai saat ini para kiai masih belum percaya surat edaran yang berisi ajakan Pakde Karwo untuk mengajak memilih calon selain Gus Ipul.

"Karena para masyayikh dan kiai sepuh menilai bahwa ikrar yang dibuat Pakde Karwo itu adalah ikatan yang tulus, ikatan moral. Pakde Karwo ketika itu menulis dengan ketulusan. Makanya para kiai tidak percaya dengan surat edaran (Partai Demokrat), apalagi Pakde Karwo tidak pernah mengeluarkan statement apapun," jelasnya.

Dalam beberapa kali pertemuan dengan para kiai sepuh, Pakde Karwo juga selalu menyatakan bahwa dia tidak akan melupakan hubungan baik dengan para kiai. Pakde Karwo juga selalu menyatakan bahwa dirinya takdzim kepada para kiai sepuh.

"Sepuluh tahun lalu, lima tahun lalu, para kiai dengan penuh ketulusan dan bersusah-payah mendukung Pakde Karwo. Saya kira itu tidak akan mudah dilupakan Pakde Karwo," pungkasnya. [tok/air]

Tag : pilgub jatim

Komentar

?>