Selasa, 17 Juli 2018

KPU dan Polresta Kediri Gelar Persiapan Debat Publik II

Jum'at, 22 Juni 2018 09:13:47 WIB
Reporter : Nanang Masyhari
KPU dan Polresta Kediri Gelar Persiapan Debat Publik II

Kediri (beritajatim.com) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri mempersiapkan Debat Publik terbuka II Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kediri, pada 22 Juni 2018. Persiapan dilakukan melalui tiga agenda rapat.

Debat publik terakhir ini mengambil tempat di Hall IKCC, Jumat 22 Juni 2018. Tidak ingin terjadi kendala seperti tahap pertama, KPU mempersiapkan diri secara matang.

Rapat persiapan sendiri berlangsung di Rumah Pintar Pemilu Kilisuci Kantor KPU di Jalan Jaksa Agung Suprapto No. 32 Kediri. Acara dihadiri oleh Komisioner KPU Kota Kediri beserta sekreatriat, tim kampanye Pilwali dan Pilgub, perwakilan Polres Kediri Kota dan Satpol PP.

Pembahasan rapat pertama mengenai pembersihan dan penurunan Alat Peraga Kampanye (APK) pada masa tenang atau tiga hari menjelang pemungutan suara. Ketua KPU Kota Kediri, Agus Rofiq mengatakan bahwa dalam hal ini akan dibentuk tim gabungan.

"Tim gabungan berisi perwakilan KPU Kota Kediri, Panwaslu, Satpol PP, dan pihak kepolisian," jelasnya. "Tim yang akan terbentuk nantinya akan dibagi kembali menjadi beberapa kelompok atau tim untuk menyisir seluruh kelurahan dan kecamatan se-Kota Kediri," lanjut Agus Rofiq.

Menurut agenda atau tahapan pelaksanaan pembersihan dan penurunan APK akan dilaksanakan pada 24 Juni 2018 mulai pukul 00.00 WIB.

"Pelaksanaan pembersihan dan penurununan APK minimal 3 hari sebelum pemngutan suara yaitu pada tanggal 27 Juni 2018 dan dilakukan pada pukul 00.00 WIB dinihari," terang Agus Rofiq.

"APK yang sudah dibersihkan dan diturunkan nantinya khusus spanduk, akan dikumpulkan di kantor PPS di setiap kelurahan. Selanjutnya, PPS akan menyerahkan kepada PPK di kantor sekretariat di tiap kecamatan untuk selanjutnya akan diserahkan kepada KPU Kota Kediri," tambah Agus Rofiq.

Selanjutnya, anggota Panwaslu Kota Kediri, Mansur menjelaskan bahwa untuk APK yang dipasang di area pribadi harap dibalik agar tidak menghadap ke area publik.

"Untuk APK yang dipasang di area pribadi, tidak perlu diturunkan melainkan hanya dibalik arahnya agar tidak terlihat oleh publik yaitu dengan cara dibalik agar menghadap ke area pribadi saja," jelasnya.

Selanjutnya, hal tersebut dijadikan kesepakatan bersama, khususnya untuk menjadi perhatian tim kampanye masing-masing paslon.

Pembahasan rapat selanjtunya membahas terkait dengan persiapan final Debat Publik terbuka II Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kediri tahun 2018.

Rapat-rapat sebelumnya ada usulan dan rencana KPU Kota Kediri menggelar acara nonton bareng Debat Publik terbuka II sekaligus akan dilaksanakan sosialisasi, akhirnya usulan dan rencana tersebut sepakat ditiadakan atau ditolak atas keputusan bersama.

"Fokus pengamanan yang dilakukan pihak kepolisian akan berpusat di lokasi Debat Publik II yaitu di Hall IKCC dengan menurunkan sebanyak 225 personil gabungan. Jika acara nonton bareng tersebut diadakan di tiap kelurahan, kami tidak bisa menjamin keamanan acara tersebut," jelas Kabag Ops Kompil Sunardi.

Pihak kepolisan melalui Kabag Ops Kompil Sunardi akan memastikan sterilisasi di lokasi acara.

"Belajar dari debat publik terbuka sebelumnya, paslon saja yang disediakan akses khusus. Serta untuk siapa saja yang tidak bisa menunjukkan tanda pengenal atau undangan dilarang masuk di area acara Debat Publik terbuka II dilaksanakan," tandasnya. [nng/suf]

Komentar

?>