Selasa, 17 Juli 2018

SBY Tuding Aparat Tak Netral

PDIP: Mungkin Beliau Sedang Bernostalgia

Rabu, 20 Juni 2018 08:07:49 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.
PDIP: Mungkin Beliau Sedang Bernostalgia

Surabaya (beritajatim.com) - Pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bahwa ada indikasi ketidaknetralan aparat negara seperti BIN, TNI dan Polri dalam Pilkada serentak 2018, baik di Jawa Timur maupun daerah lain, dinilai oleh PDI Perjuangan tak perlu ditanggapi terlalu serius.

"Pernyataan Pak SBY saya kira tidak usah ditanggapi serius, apalagi diambil hati secara emosional, karena kita sama-sama hormati beliau sebagai Presiden keenam RI. Mungkin saja saat beliau mengutarakan sinyalemen adanya dugaan keterlibatan TNI, Polri, dan BIN dalam pilkada tersebut karena sedang bernostalgia waktu 10 tahun lalu berkuasa dan mengendalikan penuh kekuasaan politik nasional," kata Ketua Tim Pemenangan Internal Pilkada Jatim 2018, yang juga Wasekjen PDIP Ahmad Basarah, dalam pernyataan resminya kepada media, Rabu (20/6/2018).

Basarah menginstruksikan kepada seluruh jajaran kader PDI Perjuangan dan para relawan Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarno untuk tetap fokus bekerja dan tidak terpengaruh sama sekali dengan 'bola liar' yang dilemparkan SBY.

"Kami tim Gus Ipul dan Mbak Puti tidak mau terpengaruh dan tetap fokus kerja, kerja dan kerja memenangkan Pilgub Jatim pada 27 Juni mendatang, sesuai aturan main yang telah ditetapkan UU dan peraturan-peraturan lainnya," ungkap Basarah.

"Kami terbiasa bekerja dengan fokus dan detail, tidak terbiasa memainkan manuver yang mencoba memancing kegaduhan untuk mencari perhatian," imbuh Basarah.

Basarah yang juga wakil ketua MPR RI tersebut juga menilai, sikap SBY itu menandakan kemenangan Jokowi di Pilpres 2019 akan ikut ditentukan kemenangan Gus Ipul-Puti.

"Bagi kami sekarang sudah sangat jelas, dengan sikap Pak SBY yang seperti itu, maka kemenangan Jokowi dalam Pilpres 2019 yang akan datang secara mutlak akan ditentukan oleh kemenangan Gus Ipul dan Puti Soekarno dalam Pilgub Jatim 2018," papar Basarah.

Gus Ipul dan Puti akan menjadi fondasi bagi pemenangan Jokowi, karena duet itulah yang secara terus-terang mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi. Para relawan Jokowi dari berbagai organisasi pun telah menyatakan dukungan untuk Gus Ipul-Puti.

Sebelumnya, seperti diberitakan banyak media, SBY menyatakan, ada tanda-tanda aparat negara tidak netral.

"Saya banyak mendengar informasi, bukan hanya dari Jatim, tapi juga dari daerah-daerah lain. Ada tanda-tanda, ada niat yang barang kali membuat aparat negara tidak netral," kata SBY usai menggelar Apel Siaga Kader Partai Demokrat se-Jawa Timur di Asrama Haji, Kota Madiun.

Dalam Pilkada Jatim, SBY dan Demokrat mengusung Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak. Bahkan, SBY dan keluarga Cikeas turun langsung berkampanye bagi duet itu. [tok/suf]

Tag : pilgub jatim

Komentar

?>