Rabu, 26 September 2018
Dibutuhakn Wartawan Kriminal untuk ditempatkan di Surabaya Kirim Lamaran ke beritajatim@gmail.com

Ini Syarat Sah Proses Coblosan Pilkada Pamekasan

Senin, 11 Juni 2018 20:03:47 WIB
Reporter : Samsul Arifin
Ini Syarat Sah Proses Coblosan Pilkada Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan mulai melakukan simulasi pemungutan suara sekaligus proses penghitungan surat suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam rangka pelaksanaan pilkada serentak 2018.

Simulasi tersebut dilaksanakan di halaman Kantor KPU Pamekasan Jl Brawijaya Nomor 34, Kelurahan Jungcancang, Kecamatan Pamekasan, Minggu (10/6/2018) kemarin.

Bahkan simulasi tersebut juga diciptakan suasana seperti proses pencoblosan ataupun penghitungan suara seperti pelaksanaan semestinya.

Dalam kesempatan itu, mereka menyiapkan area berukuran 10 meter dan lebar 8 meter ditandai dengan pemasangan tali rapia sebagai pembatas yang diletakkan di halaman kantor KPU Pamekasan.

Dalam area tersebut juga terdapat pintu masuk dan pintu keluar di titik berbeda, termasuk juga pintu masuk ataupun pintu keluar bagi penyandang disabilitas dengan menggunakan kursi roda.

Terdapat sebanyak tujuh orang petugas terlihat sibuk mengatur lalu lalang masyarakat yang datang ke TPS, mulai dari memanggil nama pemilih dengan menggunakan pengeras suara, ada juga yang berjaga-jaga di pintu masuk sambil lalu mencocokkan sebuah kertas yang dibawa calon pemilih dan lainnya.

Bahkan Ketua KPU Pamekasan Mohammad Hamzah beserta jajaran komisioner juga antusias menyaksikan langsung proses simulasi pemungutan suara dan penghitungan.

"Itu simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS untuk pelaksanaan pilkada yang akan digelar 27 Juni 2018, baik untuk pemilihan bupati dan wakil bupati ataupun pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jatim," kata Mohammad Hamzah, Selasa (12/6/2018).

"Simulasi itu sengaja kita gelar agar penyelenggara pemilu, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa hingga tingkat KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) memahami tentang teknis penyelenggaraan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan KPU Pusat," sambung pria yang akrab disapa Hamzah.

Berdasar Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2018 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota. TPS seyogyanya diletakkan di arena terbuka atau ruang tertutup melalui berbagai ketentuan, seperti tempat duduk Ketua dan anggota KPPS, pemilih hingga para saksi yang diberi tempat berlindung dari panas matahari, hujan hingga tidak memungkinkan orang berlalu lalang di belakang pemilih pada saat memberikan hak suara.

"Bisa juga di ruang tertutup dengan luas TPS mampu menampung pelaksanaan rapat pemungutan dan penghitungan surat suara di TPS, posisi pemilih membalakangi tembok atau dinding pada saat memberikan suara di bilik suara yang sudah disediakan panitia penyelenggara," ungkapnya.

Jika nanti terdapat alat penerangan yang minim saat proses penghitungan surat suara. Juga bisa perlu ditambah dengan alat penerangan yang cukup. "TPS juga harus dilengkapi dengan sarana dan pra sarana lainnya, seperti ruangan atau tenda, alat pembatas, papan pengumuman untuk menempel daftar pasangan calon yang juga memuat visi misi dam program, termasuk biodata singkat pasangan calon hingga salinan DPT (Daftar Pemilih Tetap)," jelasnya.

"Selain itu juga harus dilengkapi tempat duduk dan meja ketua dan anggota KPPS, meja untuk menempatkan kotak suara dan bilik suara, tempat duduk pemilih, saksi, PPL atau pengawas dan pemantau pemilu. Semuanya harus dilengkapi dengan alat penerangan yang cukup," tegasnya.

Cara Mencoblos Sah dan Ketentuan TPS Pada simulasi yang digelar di halaman KPU Pamekasan tersebut, semua ketentuan harus dilengkapi sesuai regulasi dengan harapan nantinya bisa dicontoh oleh masing-masing petugas penyelenggara pemilu di masing-masing TPS se-Kabupaten Pamekasan.

Sementara petugas penyelenggara pemilu, yakni KPPS menyiapkan dan mengatur tempat duduk pemilih yang menampung paling sedikit 25 orang dan ditempatkan di dekat pintu masuk TPS. Termasuk juga meja dan tempat duduk ketua maupun anggota KPPS, serta meja dan tempat duduk anggota KPPS Keempat dan KPPS Kelima yang berada di dekat pintu masuk TPS.

"Untuk tempat duduk anggota KPPS Keenam di dekat kotak suara, tempat duduk anggota KPPS Ketujuh di dekat pintu keluar TPS dan tempat duduk untuk pemilih, saksi dan PPL atau Pengawas TPS yang ditempatkan di dalam TPS dan untuk pemantau pemilihan ditempatkan di luar TPS," jelasnya.

Tidak hanya itu, meja untuk tempat kotak suara yang ditempatkan di dekat pintu keluar TPS dengan jarak kurang lebih 3 meter dari tempat duduk ketua KPPS dan berhadapan dengan tempat duduk Pemilih. Termasuk juga meja kotak suara tidak terlalu tinggi, sehingga kotak suara bisa dicapai oleh umumnya pemilih ataupun pemilih yang menggunakan kursi roda.

"Bilik suara ditempatkan berhadapan dengan tempat duduk ketua KPPS dan Saksi berdasar ketentuan jarak antara bilik suara dengan batas lebar TPS paling sedikit 1 meter, meja tempat bilik suara dibuat berkolong di bawah meja yang memungkinkan pemilih berkursi roda dapat mencapai meja bilik suara dengan leluasa, papan pada saat Pemungutan Suara ditempatkan di dekat pintu masuk untuk memasang dan daftar paslon yang memuat visi misi dan program serta biodata singkat Pasangan Calon, dan salinan DPT," beber Hamzah.

Sedangkan papan digunakan untuk memasang formulir Model C1.Plano-KWK pada saat penghitungan suara, papan nama TPS ditempatkan di dekat pintu masuk TPS di sebelah luar TPS dan tambang, tali, kayu atau bambu untuk membuat batas TPS. Apabila jumlah anggota KPPS kurang dari 7 orang, tugas dan tempat duduk ketua KPPS dan masing-masing anggota KPPS ditetapkan oleh ketua KPPS.

"Dalam simulasi juga diperagakan tentang perlengkapan yang dibutuhkan seperti kotak suara, surat suara, tinta, bilik pemungutan suara, segel, alat untuk memberi tanda pilihan dan TPS. Begitu pula dengan dukungan perlengkapan lainnya sampul kertas, tanda pengenal KPPS, petugas keamanan dan saksi, karet pengikat surat suara, lem/perekat, kantong plastik, ballpoint, gembok, spidol, formulir, stiker nomor kotak suara, tali pengikat alat pemberi tanda pilihan, alat bantu tuna netra, daftar paslon yang memuat visi misi dan program serta biodata paslon dan salinan DPT," imbuhnya.

Jenis dan jumlah perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara di TPS seperti surat suara sebanyak jumlah Pemilih yang tercantum dalam DPT dan surat suara cadangan sebanyak 2,5 persen dari jumlah pemilih yang tercantum dalam DPT untuk setiap TPS, tinta paling banyak 2 botol, sampul kertas sebanyak 2 jenis, yaitu sampul kertas yang disegel dan sampul kertas kosong, dan segel sebanyak 19 buah.

"Berikutnya adalah kotak suara sebanyak 1 buah pada setiap TPS untuk setiap jenis pemilihan, lalu bilik suara paling sedikit 2 buah dan alat untuk memberi tanda pilihan sebanyak 1 set pada setiap bilik pemungutan suara, yang berupa paku, bantalan/alas coblos, tali pengikat alat coblos dan meja," jelas Hamzah, detail.

Penentuan Surat Suara Sah dan Tidak Sah
Pada pelaksanaan pilkada serentak mendatang, terdapat dua pasangan calon yang akan bersaing memperebutkan jabatan sebagai bupati dan wakil bupati Pamekasan periode 2018-2023. Masing-masing pasangan Badrut Tamam dan Raja'e (Berbaur) serta pasangan KH Kholilurrahman dan Fathor Rohman (Kholifah).

Pasangan Berbaur diusung dan didukung empat partai politik (parpol) berbeda, meliputi Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sementara pasangan Kholifah juga didukung empat parpol lainnya, masing masing Partai Demokrat (PD), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Dalam penentuan suara sah dan tidak sah dalam pelaksanaan pilkada serentak, nantinya surat suara dianggap sah apabila terdapat tanda coblos dalam kotak masing-masing pasangan calon. Kertas surat suara tercoblos hanya untuk satu pasangan calon tertentu, jika tercoblos di dua kotak berbeda dianggap tidak sah. [pin/ted]

Komentar

?>